Siswa Dibacok, SMAN 6 Kecolongan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa SMAN 6 bergerak maju menyerang sejumlah wartawan yang sedang menggelar aksi di depan SMA 6, Jakarta (19/9). Setelah sempat redam, keributan kembali terjadi saat polisi akan membawa masuk dua siswa yang diduga sebagai pelaku pemukulan. TEMPO/Subekti

    Sejumlah siswa SMAN 6 bergerak maju menyerang sejumlah wartawan yang sedang menggelar aksi di depan SMA 6, Jakarta (19/9). Setelah sempat redam, keributan kembali terjadi saat polisi akan membawa masuk dua siswa yang diduga sebagai pelaku pemukulan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala SMA Negeri 6 Jakarta Rukiman Lumban Batu membenarkan kabar bahwa dua siswanya menjadi korban pembacokan oleh kelompok pelajar tak dikenal. Menurut dia, pihak sekolah sudah berusaha sebaik mungkin mencegah adanya kerumunan pelajar setelah jam belajar di sekolah berakhir.

    "Sudah lama tak ada tawuran, penyerangan ini kecolongan," kata Rukiman saat dihubungi, Kamis, 19 Desember 2013.

    Rukiman menuturkan, saat ini sekolah sedang menunggu hasil penyidikan tim Kepolisian Sektor Metro Kebayoran Baru. Meski demikian, ia tak berharap banyak lantaran menyadari sulitnya mengidentifikasi pelajar pelaku pembacokan tersebut karena mereka mengenakan helm.

    Pada Rabu, 18 Desember 2013, dua orang siswa SMA menjadi korban pembacokan dan pelemparan gir bertali di dua lokasi yang berbeda. Kejadian tersebut terjadi dalam waktu yang berdekatan di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Untuk itu, kata Rukiman, sekolah hanya bisa melakukan upaya-upaya pencegahan terjadinya tawuran antarpelajar. Alasannya, kata dia, pemicu juga bisa datang dari faktor eksternal di luar SMA 6. "Para guru selalu berpatroli usai jam belajar berakhir," ujarnya.

    Rukiman berujar, selain upaya pencegahan, sekolah juga menerapkan hukuman bekerja sosial di panti asuhan bagi siswa yang dihukum skorsing. Tujuannya, kata dia, membuat para siswa menyadari ada banyak sekali anak yang tak seberuntung mereka. Setelah skorsing usai, ia mengatakan anak tersebut harus membuat laporan mengenai hal-hal yang telah dilakukannya saat diskors.

    Rukiman merinci jenis pelanggaran yang dihukum melalui skorsing di antaranya nongkrong seusai jam belajar berakhir, merokok, dan memancing keributan. Sedangkan siswa yang terlibat tawuran, kata dia, sanksinya berupa pengembalian siswa ke orang tua. "Dikenakan juga pada akumulasi pelanggaran-pelanggaran kecil," ujar Rukiman.

    LINDA HAIRANI

    Berita Lain:
    Catatan Keuangan Yulianis Soal Aliran Duit ke Ibas 
    Nikita Mirzani Pamer Uang di Twitter
    KPK Dalami Dugaan Aliran Duit Hambalang ke Ibas 
    Sejumlah Kehebatan Ratu Atut Versi Bos Golkar  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.