Lawan Ahok, Warga Taman Burung Dibeking Komnas HAM  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok) meninjau banjir di kawasan Jakarta Utara, Jumat (18/1). ahok.org

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok) meninjau banjir di kawasan Jakarta Utara, Jumat (18/1). ahok.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga korban penggusuran Taman Burung mengklaim berada di bawah perlindungan Komisi Nasional Hak Asasi Manusi (HAM) dan tidak takut dengan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Mereka menyebutkan akan terus bertahan mengabaikan permintaan Ahok, sampai ada instruksi selanjutnya dari komisi itu. "Kami sudah dalam pengawasan Komnas HAM," kata Sekretaris Paguyuban Taman Burung, Bahar, saat ditemui di lokasi gusuran, kemarin.

    Menurut dia, Komnas HAM meminta mereka masih bertahan di lokasi sampai ada kesepakatan antara warga dengan Pemprov mengenai persoalan relokasi dan kompensasi. "Kami masih akan bertahan," ujarnya.

    Bahar menambahkan, Komnas HAM menilai ada pelanggaran kesepakatan antara warga dengan Pemprov DKI Jakarta. Misalnya, penggusuran dilakukan sebelum ada kepastian mengenai rencana penataan kawasan Waduk Pluit dan rencana relokasi bagi warga yang terdampak. "Nyatanya kami digusur sebelum ada kepastian," kata dia. (Baca juga: Jokowi: Warga Taman Burung Tidak Dapat Rusun)

    Menurut pantauan, di sebuah warung kecil warga mendirikan posko. Di sana tertulis "Posko Penggusuran Paksa Warga Taman Burung" dan "Dalam Pengawasan Komnas HAM".

    Tenda-tenda yang ditinggali warga pun masih berjajar di sekitar lokasi gusuran. Bersama dengan barang-barang mereka yang bertumpuk ditutupi terpal di antara reruntuhan. Bahar mengatakan masih ada ratusan warga yang bertahan.


    Terkait warga yang keras kepala, Gubernur Basuki T Purnama mengancam mereka akan dipolisikan. Berita sebelumnya di sini.

    NINIS CHAIRUNNISA


    TERPOPULER
    Catatan Keuangan Yulianis Soal Aliran Duit ke Ibas  
    2014, Era Internet Diprediksi Bakal Runtuh  
    Setelah Atut, KPK Nyanyi 'Kapan-kapan' untuk Airin  
    Kisah Mencari Ratu Atut: Salam Dibalas Hardikan  
    Banding, Jenderal Djoko Susilo Diganjar 18 Tahun
    Nikita Mirzani Pamer Uang di Twitter
    Asmirandah Bantah Kabar Menikah di Gereja  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.