Polisi Masih Buru Pembacok Siswa SMAN 6

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pelajar SMAN 70 memberikan Bunga kepada pelajar SMAN 6 sebagai tanda komitmen untuk tidak melakukan tawuran lagi di Bulungan, Jakarta, Senin (1/10). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Sejumlah pelajar SMAN 70 memberikan Bunga kepada pelajar SMAN 6 sebagai tanda komitmen untuk tidak melakukan tawuran lagi di Bulungan, Jakarta, Senin (1/10). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi masih memburu pelaku pembacokan terhadap dua pelajar SMA Negeri 6 Jakarta di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Diduga pelaku merupakan kelompok massa yang sama ketika melakukan aksinya di Jalan Barito dan Jalan Radio Dalam, Rabu sore.

    Namun polisi belum mau buru-buru menuding dan menduga motif pembacokan tersebut. "Pelaku masih kami kejar," ujar Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Anom Setyadji, Jumat, 20 Desember 2013.

    Polisi baru menduga kuat, dua pelajar ini diserang kelompok pelajar lain. Namun ia belum bisa menyimpulkan dari mana kelompok pelajar tersebut berasal. (Baca: Siswa Dibacok, SMAN 6 Kecolongan)

    Polisi telah melakukan olah TKP penyerangan dan memeriksa sejumlah saksi. Namun polisi menyatakan belum menemukan titik terang siapa pelaku penyerangan tersebut.

    Rabu sore lalu, BR dan AA, keduanya siswa kelas X SMAN 6 Jakarta, dibacok oleh kelompok massa yang berjumlah 12 orang. BR terluka bacok di paha kanan dan langsung dilarikan ke RS Pusat Pertamina.

    Tak lama berselang, korban lain, AA, mengalami luka di kepala karena dipukuli dengan sabuk berkepala gir di perempatan Jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan. Tak hanya luka, tas yang digendong AA pun diambil paksa oleh para pelaku. Akibat luka yang dideritanya, AA juga harus mendapat perawatan di RS Muhammadiyah, Jakarta Selatan.

    Dari keterangan saksi mata yang sudah diperiksa, polisi baru bisa menyimpulkan penyerang menggunakan enam sepeda motor dan memakai celana seragam sekolah. Hingga saat ini, polisi masih menunggu keterangan dari korban untuk menyusuri keberadaan pelaku.

    M. ANDI PERDANA

    Berita Terpopuler
    Lawan Ahok, Warga Taman Burung Dibeking Komnas HAM 
    Enggan Lawan Ahok, Ada Warga Pilih Dana Kerahiman
    Ahok: Selesaikan Jakarta Butuh 10 Tahun 
    G
    owes Jokowi, dari Rumah Dinas Berakhir di Kedai Kopi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.