Palapor Sitok Diperiksa di Lingkungan UI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sitok Srengenge. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Sitok Srengenge. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Iwan Pangka, kuasa hukum dari RW, mengatakan kliennya diperiksa selama sekitar 4 jam oleh penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya. Pemeriksaan tersebut, kata dia, berlangsung sejak pukul 12.00 hingga 16.15 WIB di lingkungan kampus Universitas Indonesia pada Jumat, 20 Desember kemarin. "Ya betul, pemeriksaan dilakukan di lingkungan UI sekitar 4 jam," kata Iwan melalui pesan singkat, Sabtu, 21 Desember 2013.

    Iwan menuturkan, kliennya ditanyai sekitar 25 pertanyaan. Selama pemeriksaan, ujar dia, RW didampingi oleh psikolog yang datang bersama penyidik dan tim yang telah mendampinginya sejak awal kasus ini mencuat.

    RW melaporkan penyair Sitok Srengenge ke Kepolisan Daerah Metro Jaya pada 29 November lalu. Dalam keterangannya, RW melaporkan Sitok tak bertanggung jawab atas kehamilannya yang telah mencapai usia 7 bulan. RW mengatakan ia diperkosa Sitok pada Maret 2013. Sejak saat itu, kata RW, Sitok kerap berjanji akan bertanggung jawab namun belum juga dilaksanakan.

    Selama pemeriksaan berlangsung, Iwan berujar, RW tetap merasakan trauma atas kasus ini. Meski demikian, pendampingan oleh psikolog mampu membuat RW lebih tenang.

    Selain itu, Iwan mengapresiasi penyidik dari Polda Metro Jaya yang sangat sabar serta profesional selama pemeriksaan. "Perempuan yang terluka memang berbekas lama dan tidak mudah untuk sembuh," ujar Iwan.

    Mengenai pengajuan bukti baru, Iwan mengatakan kliennya memilih untuk menyerahkannya kepada proses hukum yang sedang dijalani. Nantinya, ujar dia, hasil pemeriksaan akan dikaji lagi oleh penyidik.

    Kendati menyerahkan kepada proses hukum, Iwan tetap berharap kasus ini tidak hanya menerapkan pasal yang selama ini dikenakan kepada Sitok. "Tentu kami berharap kasus ini tidak berhenti pada pasal perbuatan tidak menyenangkan saja," ujar Iwan. (baca: Komnas Perempuan Soal Sitok: Polisi Diskriminasi)

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.