Warga Priok Keluhkan Penampungan Sampah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus berhasil menyelamatkan anjing yang terjebak di tengah lumpur dan tumpukan sampah di Kali Pakin,i Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (18/2). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Agus berhasil menyelamatkan anjing yang terjebak di tengah lumpur dan tumpukan sampah di Kali Pakin,i Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (18/2). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengeluhkan dua lokasi penampungan sampah yang terletak di RT 01/6 Kelurahan Papanggo dan RT 06/08 Kelurahan Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pasalnya, kedua LPS itu tak tertangani dengan baik, sehingga sampah kerap menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap.

    "Baunya kalau lagi penuh enggak tahan. Sudah begitu, kalau ngeruk di pagi hari, dari rumah saja, 500 meter dari LPS, tercium baunya," ujar warga Sungai Bambu, Suharto, 46 tahun, Minggu, 22 Desember 2013.

    Hal senada juga dikatakan oleh warga RT 01/06 Kelurahan Papanggo, Tri, 33 tahun. Ia berkata, selain bau, sampah dari LPS juga kerap berceceran di jalan saat dilakukan pengangkatan.

    "Kalau lagi penuh, baunya kemana-mana. Udah gitu, kalau ngangkat, sampahnya acak-acakan ke mana-mana," ujarnya sambil mengeluh.

    Tri menambahkan, lokasi LPS di RW 06 Kelurahan Papanggo tersebut sudah ada sejak lama dan sedari dahulu memang sudah tak terawat. Dan, dari dulu juga, LPS itu menjadi tempat pembuangan sampah dari luar daerah Papanggo maupun Sungai Bambu.

    "Yang buang sih dari mana-mana, bukan sampah warga sini saja. Ya, sejak zaman saya masih sekolahlah," ujarnya melengkapi.

    Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Pengendali Kebersihan Sudin Kebersihan Jakarta Utara, Sutadi, mengatakan bahwa kedua LPS tersebut dikelola oleh pihak RW setempat. Namun dirinya membantah jika LPS itu dikatakan tak tertangani dengan baik.

    "Kita setiap hari lakukan pengangkutan kok dari kedua lokasi. Setiap pagi kita rutin mengirimkan unit truk kebersihan untuk mengangkut sampah ke TPA Bantar Gebang," katanya.

    Sutadi mengaku akan menerjunkan orang untuk membersihkan lokasi sekitar LPS agar masalah bau cepat hilang. Ia pun meminta warga agar bersurat ke pihaknya untuk mengeluhkan hal tersebut secara resmi.

    "Kita secara berkelanjutan akan lakukan pembersihan di sana. Selain itu, warga dapat bersurat kepada kita, nantinya akan dilaksanakan kerja bakti," ujarnya mengakhiri.

    ISTMAN MP

    Baca juga:
    Tolak Mega-Jokowi, Kader PDIP Deklarasikan PROJO
    Dua Hari Penahanan, Atut Nyapu dan Ngepel Lantai?
    Ada Upaya Menjegal Rano Karno Menjadi Gubernur
    Agnes Monica Tampil Seksi di Majalah Amerika


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.