Polisi Akan Periksa Saksi dalam Tawuran di Ciracas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Herwig Prammer

    REUTERS/Herwig Prammer

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Sektor Ciracas, Jupriono, memastikan pihaknya bakal mengusut tuntas kasus tawuran antarpemuda di RW 10 Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, pada Ahad subuh, 22 Desember 2013. "Kami akan lakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tersebut sampai pelakunya ditangkap," ujar dia.

    Ia melanjutkan, dalam waktu dekat ini, kami akan panggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Polisi tak melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi karena adanya proses mediasi yang digelar oleh pihak musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) setempat.

    Namun, polisi sudah mengantongi sejumlah nama yang akan diperiksa serta data korban. "Yang ada didata kami, ada tiga orang mengalami luka dan tiga gerobak terbakar."

    Kasus tawuran ini pun ditangani oleh Polsek Pasar Rebo. "Data korban lainnya ada di Polsek Pasar Rebo," ucapnya.

    Ia menuturkan, pertikaian tersebut sudah berlangsung sejak Jumat malam. Namun, polisi berhasil memadamkan aksi adu otot antarpemuda dari daerah Ciracas dan Pasar Rebo itu. "Jumat malam sempat terjadi keributan juga tapi berhasil kami redam."

    Tak dinyana, aksi pun berlanjut esok malamnya. Meski polisi sudah berjaga sejak sore hari, pertikaian pun pecah pukul setengah 4 pagi. Tawuran pun cukup lama, sekitar dua jam sampai pukul 6 pagi. Akibat aksi tersebut, empat unit mobil dan satu rumah yang rusak terkena lemparan batu dari warga karena berada di tengah lokasi keributan. Selain itu, dua unit gerobak dan satu warung terbakar dalam kejadian ini.

    Untuk meredam aksi lanjutan, Jupriono menjelaskan, musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) setempat pun menggelar mediasi. Hasil mediasi diperoleh: "Akan didirikan posko bersama untuk menjaga ke depanya agar tak terjadi tawuran lagi."

    ERWAN HERMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.