Bekasi Minta Dibikinkan Rusun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi rumah Susun Pinus Elok, Cakung, Jakarta, (27/09). Rumah Susun Pinus Elok ini sudah bisa digunakan untuk menampung penghuni baru. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Warga melintasi rumah Susun Pinus Elok, Cakung, Jakarta, (27/09). Rumah Susun Pinus Elok ini sudah bisa digunakan untuk menampung penghuni baru. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, BekasiPemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, berencana membangun rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan merelokasi mereka yang bermukim di lahan milik negara. "Kami sedang mengusulkan ke pemerintah pusat," kata Kepala Dinas Bangunan dan Pemadam Kebakaran, Kota Bekasi, Dadang Ginanjar, Senin, 23 Desember 2013.

    Kota Bekasi saat ini, baru memiliki satu rumah susun yang terletak di Kelurahan Bekasi Jaya. Meski berencana, pemerintah kota belum mengalokasikan anggaran untuk pembangunan rusun tersebut. "Kami hanya mengusulkan dan menyediakan lahan," katanya.

    Ia berharap pemerintah pusat mempunyai program yang sama, sehingga pemerintah pusat yang nantinya membangun. Lokasi yang nantinya bakal dibangun rumah susun tersebut, berada di kawasan Bekasi Jaya, atau di sekitar rumah susun yang ada saat ini. Menurut dia, lahan yang ada saat ini masih cukup untuk membangun beberapa unit rumah susun. "Mudah-mudahan 2014 sudah bisa dibangun," ujarnya.

    Ia menyebut, kalau rumah susun sudah dibangun, sejumlah warga yang saat ini menghuni di sejumlah tempat dengan mendirikan bangunan liar dapat direlokasi. Salah satunya, ratusan kepala keluarga yang bermukim di bantaran Kali Bekasi khususnya di Margahayu. Ketika debit air naik, ratusan pemukiman di situ kerap terendam. "Kami sudah susur Kali Bekasi, lokasi itu harus steril," katanya.

    Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi, Ratu Tattu Sukarsih, menilai rumah susun sudah menjadi kebutuhan yang harus diprioritaskan bagi pemerintah daerah. Ia mendorong pemerintah kota segera membangun rumah susun tanpa harus meminta bantuan. "Kita sudah bisa seperti Jakarta," katanya.

    ADI WARSONO

    Berita Terpopuler:
    Digerebek, Pasangan Ini Mengaku Lagi Nonton Bola  
    Pakai Bahu Tol, Ahok Diingatkan Jasa Marga  
    Polisi Akan Periksa Saksi dalam Tawuran di Ciracas
    Hari Ini Lahan Akses Terminal Pulogebang Dibayar  
    30 Polisi Atur Lalu Lintas Searah di Bintaro


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.