Hari Natal, Jakarta Hujan Lebat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Tony Hartawan

    Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum bepergian di hari raya Natal 2013, ada baiknya Anda menyediakan payung atau perangkat penangkal hujan. Sebab, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan lebat akan mengguyur seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Rabu, 25 Desember 2013.

    Menurut Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Edvin Aldrian, hujan di Jabodetabek akan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi. "Untuk itu kami mengimbau masyarakat yang akan bepergian untuk berhati-hati dan waspada," kata dia kepada Tempo.

    Edvin mengatakan, cuaca pagi di Jakarta cerah berawan. Namun, di Kepulauan Seribu hujan ringan sudah turun sejak pagi. Menjelang siang, hujan lebat diperkirakan mengguyur Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat. Di Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu, curah hujan turun ke level sedang di malam hari dan di Jakarta Selatan turun ke intensitas ringan," ujarnya.

    Adapun di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur, hujan skala sedang akan turun pada sore dan turun ke level ringan pada malam hari. Suhu udara di Jakarta kemungkinan mencapai 23-33 derajat celcius dengan kelembapan udara 65-95 persen.

    Untuk wilayah Depok, Tangerang, dan Bogor, hujan lebat kemungkinan berlangsung pada siang hari. Di depok dan Tangerang hujan lebat turun menjadi ringan. Dan di Bogor hujan lebat akan berlanjut menjadi sedang.

    AFRILIA SURYANIS

    Terpopuler


    Usul KPK Kurangi Utang Negara Rp 2.000 Triliun  
    Di Tahanan, Gerak-gerik Atut Disorot CCTV  
    Cerita Airin Soal Tangisan Atut  
    Koruptor Incar Dana Optimalisasi Rp 26,96 Triliun  
    Dibesuk Airin, Gubernur Atut Menangis  
    Pencipta AK-47 Meninggal di Usia 94 Tahun
    Ki Kusumo: Peluang Jokowi Nyapres Akan Mirip Obama  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.