Kronologi Perampokan di Bank BTPN Cijantung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Percobaan perampokan terjadi di sebuah Bank BTPN kantor cabang Cijantung, Jalan Hasan, Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Selasa siang, 24 Desember 2013. Pelaku diperkirakan berjumlah 6 orang.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Didik Sugiarto, mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.05 WIB. Saat itu, seorang satpam bank bernama Acing sedang mengecek situasi di luar kantor karena bank hendak ditutup.

    "Tapi empat orang dari enam pelaku ini, tiba-tiba datang dan memaksa masuk ke dalam bank. Pelaku itu mendorong satpam sampai terjatuh," kata Didik kepada Tempo, Rabu, 25 Desember 2013.

    Sesampainya di dalam bank, pelaku yang juga membawa senjata api diancam oleh kepala cabang dengan menggunakan korek api berbentuk pistol. "Diancam dengan pistol, pelaku takut dan mundur. Jadi tidak ada barang yang diambil," ujar dia. "Sebelum kabur, pelaku sempat melepaskan tembakan," ujarnya.

    Tembakan pelaku mengenai kaca pintu bank hingga pecah. "Pelaku kemudian melarikan diri dengan motornya," kata Didik. Namun, dua pelaku yang menggunakan sepeda motor merek Scoopy warna hitam bernomor polisi B-3477-TXE, terjatuh setelah diserempet mobil angkutan. "Pas jatuh, keduanya langsung bangun dan naik ke motor pelaku lainnya. Motor Scoopy-nya ditinggal di lokasi," katanya.

    Polisi masih memburu dan menyelidiki pelaku percobaan pencurian dengan kekerasan ini. Motor pelaku yang tertinggal juga sudah diamankan di Mapolsek Pasar Rebo. Kasus ini ditangani oleh Polsek Pasar Rebo.

    AFRILIA SURYANIS

    Baca juga:
    Dibesuk Airin, Gubernur Atut Menangis
    Malam Natal, Jokowi Kunjungi Dua Gereja
    Jokowi Ucapkan Selamat Natal di Katedral
    Mati Lampu Kala Rano Lantik Wali Kota Tangerang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.