Jokowi Kenakan Lagi Kemeja Kotak-kotak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi-Ahok. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Jokowi-Ahok. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau kesiapan jalan layang nontol Tanah Abang-Kampung Melayu, Jakarta Selatan, Kamis, 26 Desember 2013. Blusukan memang kerap dilakukan Jokowi, tapi bedanya pada kamis ini adalah dia yang kembali mengenakan kemeja kotak-kotak.

    Jokowi mengenakan pakaian ikoniknya saat kampanye pemilihan kepala daerah tahun lalu. Biasanya, mantan Wali Kota Surakarta ini selalu mengenakan setelan kemeja putih dan celana panjang hitam.

    Jokowi mengaku tidak ada rencana khusus bagi dirinya untuk mengenakan seragam kampanyenya tersebut. "Kemejanya tadi yang kelihatan cuma ini, jadi langsung dipakai," kata Jokowi.

    Pada aksi blusukan-nya kali ini, Jokowi bertolak dari rumah dinasnya di dekat Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 11.00 WIB untuk memastikan kondisi jalan layang tersebut. Tak seperti biasanya pula, Jokowi menggunakan mobil dinasnya, Land Cruiser, dengan nomor polisi B-1961-RFR.

    Selama ini Jokowi diketahui selalu mengendarai mobil Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi B-1124-BH. Dalam peninjauannya, Jokowi menyatakan jalan layang nontol siap dipakai oleh umum mulai tanggal 30 Desember mendatang.

    Baca juga: Lagi, Jokowi Rajai Survei Capres

    ISMI DAMAYANTI

    Topik Terhangat
    Atut Ditahan | Natal dan Tahun Baru | SEA Games | Jokowi Nyapres | Petaka Bintaro |

    Berita Terpopuler
    Airin dan Sepatu Gucci Biru Favorit
    Berapa Harga Sepatu Gucci Airin saat Besuk Suami?
    Begini Riwayat Atut Bangun Dinasti
    Adik Atut Nyalon, Golkar Malu-Malu Menolak
    Atut Bakal Ditempatkan di Sel Istimewa?











     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.