Warga Bekasi yang Tewas di Semeru Pendaki Sejati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Semeru. TEMPO/Abdi Purmono

    Gunung Semeru. TEMPO/Abdi Purmono

    TEMPO.CO, Bekasi - Endang Hidayat, 53 tahun, yang tewas saat mendaki Gunung Semeru sudah puluhan kali menaklukkan gunung di beberapa pulau di Indonesia. Pendakian Semeru adalah yang ketiga kalinya.

    Dian Wahyuni Khairunnisa, 24 tahun, anak kandung Endang, mengatakan ayahnya merupakan pencinta alam sejak masih muda. Puluhan gunung termasuk Puncak Jaya di Papua pernah ditaklukkan. "Hobinya memang naik gunung," katanya di rumah duka, Jalan Carita C Nomor 199 Blok VII, RT 06 RW 08, Sepanjang Jaya Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis, 26 Desember 2013.

    Dian mengatakan, hobi naik gunung itu menurun kepada anaknya yang nomor dua, yakni Danu Suwandana Saputra, 28 tahun. Namun, baru kali ini anak dan bapak itu mendaki gunung bersama. Sebab, itu permintaan dari Endang sendiri ingin mendaki bersama anak. "Padahal sudah dilarang, tapi tidak mau," kata Dian.

    Pendakian ini menjadi yang terakhirnya, setelah Endang meninggal dalam perjalanan mendaki tepatnya di Pos Dua. Endang mengalami serangan jatung, bahkan sempat kejang. Padahal, kata Dian, ayahnya tak mempunyai riwayat penyakit Jantung.

    Dian menambahkan, rencananya jenazah almarhum akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Keluarga di Sumedang, Jawa Barat, setelah disemayamkan terlebih dahulu di Bekasi.

    Baca juga: Pendaki Semeru Membeludak, Pendaftar Dibatasi

    ADI WARSONO

    Terpopuler
    Natal, Megawati dan Jokowi Kunjungi Ahok 

    Ditegur Megawati, Jokowi Tutup Jendela Mobil 

    Ini Sosok yang Akan Rebut Golkar dari Dinasti Atut 

    Atut Tak Percayai Rano Karno  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.