Banjir, Perumnas 3 Jadi Pluit-nya Bekasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi banjir di Perum Bumi Nasio Indah,  Jatiasih, Bekasi(18/4). Sungai Bekasi membanjiri sejumlah perumahan hingga 1,5 meter. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Warga melintasi banjir di Perum Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Bekasi(18/4). Sungai Bekasi membanjiri sejumlah perumahan hingga 1,5 meter. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Bekasi - Banjir yang merendam Kompleks Perumnas 3 di Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, diyakini sulit diatasi. Wilayah ini langganan banjir ketika hujan deras mengguyur. Ketinggian air kalau terjadi banjir mencapai 1 meter lebih.

    "Perumnas 3 terletak di cekungan," kata Kepala Bidang Tata Air pada Dinas Bina Marga dan Tata Air, Kota Bekasi, Nurul Furqon, Jumat, 27 Desember 2013.

    Menurut Furqon, wilayah itu dulunya adalah rawa. Topografi cekungan membuat tak ada saluran yang dapat membuang air yang menggenangi pemukiman warga tersebut. Satu-satunya saluran ialah saluran Kali Sasak Jarang yang tembus ke Kali CBL di Kabupaten Bekasi.

    Namun, itu pun aliran kali lebih tinggi dibanding dataran Perumnas 3. "Hanya mengandalkan pompa," katanya. "Tapi kalau debitnya tinggi, pompa tak bisa bekerja maksimal."

    Seperti yang terjadi pada Rabu malam, 25 Desember 2013 lalu, banjir merendam ribuan rumah di pemukiman tersebut. Pompa yang biasanya menyedot air untuk dibuang ke Kali Sasak Jarang tak difungsikan karena tingginya volume air.

    Furqon melanjutkan, salah satu solusi yang konkret mengatasi masalah banjir yakni membuat sodetan yang mengalir ke Kali Wisma Jaya. Kali itu, menurut Furqon, juga tembus ke CBL di Kabupaten Bekasi. "Kali Wisma Jaya letaknya lebih rendah, dibanding Kali Sasak Jarang," katanya.

    Namun, solusi itu membutuhkan kajian dan biaya yang sangat besar. Jika direalisasikan, pemerintah harus berpikir dua kali dalam menanggulangi banjir di Perumnas 3. Sebab, di jalur sodetan sudah banyak bangunan warga.

    ADI WARSONO

    Terpopuler
    Di Mana Ratu Atut Biasa Bertahun Baru?
    Atut Akan Kumpulkan Keluarga di Rutan Pondok Bambu
    Band Radja Akan Laporkan Inul Vizta ke Polisi
    Tahun 2013, HTC One Terbaik, LG Flex Terburuk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.