Dibekuk, Buruh Pabrik Simpan Narkoba buat Tahun Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Batang bukti ganja seberat satu ton berhasil diamankan petugas kepolisian bersama 3 orang tersangka di polsek Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, (8/12). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Batang bukti ganja seberat satu ton berhasil diamankan petugas kepolisian bersama 3 orang tersangka di polsek Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, (8/12). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Bogor - Petugas buser Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bogor membekuk dua tersangka bandar narkoba jenis ganja dan sabu, Kamis dinihari, 26 Desember 2013. Keduanya disebutkan biasa beroperasi di wilayah Bogor bagian timur seperti, Cileungsi, Gunungputri, dan Jonggol serta wilayah Bekasi. 

    Kedua tersangka tersebut yakni AN, 32 tahun, dan JH, 22 tahun. Dari keduanya, polisi menyita barang bukti 2 kilogram ganja dan 4 gram sabu yang diduga akan didistribusikan untuk perayaan malam pergantian tahun.

    Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris I Nyoman Yudhana mengatakan kedua pelaku sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik. Mereka ditangkap polisi di rumahnya masing-masing. "AN kami tangkap di rumahnya di Kampung Cibucil RT 3/07, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dengan barang bukti 2 kilogram ganja," kata dia.

    Sedangkan JH ditangkap di rumahnya di Kampung Cukang Bungun RT 14/16, Desa Cipeucang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Darinya, didapatkan barang bukti 4 gram sabu yang sudah dikemas dalam plastik klip kecil (paket hemat), "Keduanya kita tangkap Kamis dinihari atas dasar laporan masyarakat yang resah karena banyak pemuda yang mengkonsumsi narkoba jenis ganja di lingkungannya."

    Kepada polisi, AN mengaku bahwa daun ganja yang dimilikinya diperoleh dari FH yang tinggal di daerah Cisarua, Kabupaten Bogor, sedangkan sabu didapat dari OJ alias Opek. "Kedua barang haram tersebut sengaja mereka pesan untuk stok, dan sudah banyak yang memesan untuk pesta pergantian malam tahun baru," kata dia.

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, kedua tersangka kini sudah mendekam di sel tahanan narkoba Polres Bogor dan masih dimintai keterangan lebih lanjut. "Tersangka kami jerat Pasal 114 jo Pasal 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana seumur hidup atau minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun," kata dia.

    M SIDIK PERMANA

    Terpopuler
    Di Mana Ratu Atut Biasa Bertahun Baru?
    Atut Akan Kumpulkan Keluarga di Rutan Pondok Bambu 
    Pertamina: PGN yang Hambat Konversi BBG 
    Atut Cek Persiapan Tahun Baru dari Tahanan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.