Jakarta Night Festival, Warga Diimbau Naik Kendaraan Umum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan umat muslim mengikuti pawai bertajuk

    Ribuan umat muslim mengikuti pawai bertajuk "Jakarta Night Religious Festival" saat melintasi Protokol Thamrin Jakarta, (14/10). Pawai tersebut dimeriahkan dengan 1000 bedug dari Jalan MH Thamrin hingga Monas serta dimeriahkan 20 panggung hiburan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO , Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengimbau masyarakat yang hendak berpartisipasi dalam acara Jakarta Night Festival 2013 tak menggunakan kendaraan pribadi. Tujuannya, kata dia, agar tak terjadi kemacetan parah di sekitar lokasi acara tersebut.

    "Deretan kendaraan pribadi dapat memperparah kemacetan," kata Rikwanto melalui pesan singkat, Sabtu, 28 Desember 2013.

    Rikwanto menyarankan masyarakat yang hendak menghadiri Jakarta Night Festival menggunakan kendaraan umum menuju lokasi acara. Penggunaan kendaraan umum juga disarankan lantaran ada penutupan ruas Jalan Jenderal Sudirman di kawasan Dukuh Atas hingga Jalan Medan Merdeka Selatan di lokasi Patung Kuda Arjuna Wijaya.

    Selain itu, kata Rikwanto, penutupan ruas jalan juga akan mengakibatkan ruas jalan nonarteri dan jalan kelas II dan III akan dipenuhi arus lalu lintas hasil pengalihan. Alternatif lain, ia berujar warga dapat memarkirkan kendaraannya di gedung yang memberikan fasilitas parkir dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum. "Masyarakat dapat berganti dengan kendaraan umum untuk tiba di lokasi," kata dia.

    Jakarta Night Festival merupakan pagelaran pertunjukan tahunan yang diadakan pada malam pergantian tahun. Dalam acara ini, Rikwanto menjelaskan penutupan jalan akan dilakukan pada 31 Desember 2013 pukul 18.00 hingga pukul 02.00 dinihari setelah puncak perayaan malam tahun baru usai. Prosedur ini juga memungkinkan pengemudi bus dan angkutan umum lainnya dapat memutar kendaraannya di Dukuh Atas untuk mengangkut penumpang.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.