Polda Metro Siapkan 3 Pos Orang Hilang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabid Humas Polda Metro jaya, Kombes Pol Rikwanto. TEMPO/Seto Wardhana

    Kabid Humas Polda Metro jaya, Kombes Pol Rikwanto. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan Kepolisian mendirikan tiga pos 'public address system' sebagai salah satu upaya pengamanan Jakarta Night Festival 2013. Pos tersebut sebagai antisipasi kemungkinan adanya warga yang terpisah dari anggota keluarganya saat acara berlangsung. (Baca : Lokasi Pesta Akhir Tahun di Jabodetabek)

    "Jika ada keluarga yang terpisah dapat melapor ke pos tersebut," kata Rikwanto di kantornya, 31 Desember 2013.

    Rikwanto menuturkan ketiga pos tersebut ada di Dukuh Atas Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Pusat, Bundaran Hotel Indonesia, dan Sarinah Jalan MH. Thamrin Jakarta Pusat. Nantinya, kata dia, petugas jaga akan mengumumkan identitas warga yang sedang dicari keluarganya melalui pengeras suara. Pos tersebut juga dapat dijadikan sebagai titik pertemuan bagi keluarga yang kehilangan anggotanya.

    Selain pengamanan melalui pos tersebut, Rikwanto berujar sebanyak 2.500 personil akan disiagakan di sepanjang ruas jalan tempat diselenggarakannya Jakarta Night Festival. "Petugas akan ada yang berpakaian dinas dan ada pula yang tidak," kata dia.

    Rikwanto mengimbau masyarakat yang akan menghadiri Jakarta Night Festival agar waspada terhadap ulah copet dan orang-orang tak bertanggung jawab yang memanfaatkan keramaian. "Masyarakat harus waspada terutama di titik-titik keramaian nanti malam," ujar Rikwanto.

    LINDA HAIRANI

    Berita Terpopuler
    Premi 1 Pejabat Setara Subsidi 83 Orang Miskin
    Survei: Tak Pecat Atut, Golkar Disebut Bela Koruptor
    Ibu Ini Tak Sengaja Potret Anaknya Bersama Hiu
    Inilah Status Kasus-kasus Besar di KPK  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?