Polisi Mulai Tutup Ruas Dukuh Atas-Monas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembuatan panggung malam Tahun Baru 2014 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (30/12). ANTARA/M Agung Rajasa

    Pekerja menyelesaikan pembuatan panggung malam Tahun Baru 2014 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (30/12). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian mulai menutup ruas Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, hingga Patung Kuda Arjuna Wijaya di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Selatan. Penutupan ruas jalan tersebut dalam rangka acara Jakarta Night Festival 2013. 

    Pantauan Tempo, barikade lalu lintas telah dipasang di jalur cepat di depan halte Transjakarta Dukuh Atas. Petugas Transjakarta dan polisi lalu lintas mulai melakukan sterilisasi dan mengarahkan kendaraan yang akan melintas di jalur tersebut ke sebelah kiri jalan.

    Pengalihan ini membuat jalur lambat tersendat lantaran volume kendaraan yang memenuhi jalur tersebut. Akibat pengalihan ini, beberapa pengemudi Kopaja 19 jurusan Blok M-Tanah Abang menurunkan penumpangnya yang kebanyakan akan menuju ke lokasi JNF.

    Dari Dukuh Atas, mereka berjalan kaki hingga ke Bunderan HI. "Tak apa lah, jalan kakinya kan bersama teman-teman," kata Danu Aditya, 16 tahun, warga Cilandak, Jakarta Selatan.

    Danu menuturkan, ia sengaja datang ke JNF agar turut merasakan kemeriahan acara pergantian tahun yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu. "Ingin nonton pesta kembang api juga," ujar dia.

    Pengunjung lain, Ina Rahmawati, 36 tahun, juga berjalan kaki dari Dukuh Atas menuju Bunderan HI. Warga Serpong ini mengatakan, dirinya sudah mengetahui jadwal sterilisasi dan penutupan jalan. "Kami sengaja datang sore, sambil jalan-jalan," kata Ina.

    Penutupan jalan ini akan berlangsung pada pukul 18.00 WIB hingga 01.00. Bersamaan dengan berakhirnya acara, Badan Layanan Umum Transjakarta pun akan kembali beroperasi melayani semua koridor.

    LINDA HAIRANI
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.