Marching Band Buka Jakarta Night Festival

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota tim Marching Band dari Akademi kepolisian Indonesia beraksi dalam Parade World Police Band Concert di kawasan Jalan MH. Thamrin, Jakarta, (1/9). TEMPO/Dasril Roszandi

    Anggota tim Marching Band dari Akademi kepolisian Indonesia beraksi dalam Parade World Police Band Concert di kawasan Jalan MH. Thamrin, Jakarta, (1/9). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Marching Band Pemadam Kebakaran mengiringi pembukaan perayaan tahun baru Jakarta Night Festival. Dalam pembukaan tersebut, turut hadir Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

    Pembukaan berupa pawai tersebut diawali oleh pasukan pemain musik tanjidor yang berseragam pakaian jas Betawi warna biru dengan jumlah personel sebanyak 32 orang.

    Bertolak dari kantor Balai Kota pada pukul 21.00 WIB, Marching Band membawakan tembang tradisional betawi, Si Jali Jali. Mengikuti pasukan Marching Band, terdapat rombongan pembawa obor yang mengenakan hiasan kepala yang terbuat dari anyaman bambu.

    Rombongan dari Pemprov DKI, termasuk di dalamnya DKI1 dan DKI2, mengkuti dengan mengendarai mobil golf yang dihias ornamen etnis dan rangkaian bunga. Berperan sebagai pengemudi kendaraan bertenaga listrik tersebut, Ahok, sang Wakil Gubernur.

    Mengikuti rombongan pejabat Pemprov, terdapat rombongan dari para finalis Abang None 2013 yang mengenakan baju tradisional dari seluruh kawasan Indonesia dan para finalis Koko Cici Jakarta 2013.

    Pada perayaan tahun baru kali ini, Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Night Festival yang akan diadakan di jalan protokol M. H. Thamrin hingga Jalan Sudirman. Gelaran dengan anggaran mencapai Rp 1 miliar ini akan berlangsung hingga pukul 2.00 WIB dini hari tanggal 1 Januari 2014.

    ISMI DAMAYANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.