Arus Balik Tahun Baru, Jalur Puncak Macet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalur Cipanas-Puncak di depan Istana Cipanas mulai dipadati kendaraan menjelang tahun baru. TEMPO/Deden Abdul Aziz

    Jalur Cipanas-Puncak di depan Istana Cipanas mulai dipadati kendaraan menjelang tahun baru. TEMPO/Deden Abdul Aziz

    TEMPO.CO, Bogor - Arus balik seusai perayaan malam pergantian tahun dari arah Puncak menuju Jakarta mengalami kemacetan cukup parah pada Rabu, 1 Januari 2014. Antrean ribuan kendaraan roda empat dan roda dua yang didominasi pelat nomor "B" (Jakarta) terlihat mulai selepas pertigaan Taman Safari Indonesia (TSI), Pasar Cisarua, hingga pintu gerbang tol Ciawi.

    Total kemacetan arus lalu lintas di kawasan Puncak tersebut mencapai 15 kilometer. "Selama masa liburan sekolah, yang bertepatan dengan Natal dan tahun baru, kendaraan yang melintasi kawasan Puncak jumlahnya lebih dari 40 ribu unit," kata Kepala Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Besar Asep Safrudin.

    Padahal, kata Asep, panjang ruas jalan di kawasan Puncak mulai dari selepas gerbang tol Ciawi hingga puncak pas, yang berbatasan dengan Kabupaten Cianjur, hanya 22,6 kilometer. "Jumlah kendaraan yang melintasi puncak ini tidak seimbang dengan panjang dan lebar ruas puncak, makanya selalu mengakibatkan kemacetan," kata dia.

    Untuk mengatasi kemacetan parah di jalur Puncak, petugas kepolisian Resor Bogor memberlakukan penyekatan (pending) kendaraan di sejumlah titik kemacetan dan melakukan satu arah (one way). "Kemacetan parah di atas (Puncak), ekor kemacetan sudah mencapai Cipanas."

    M. SIDIK PERMANA

    Terpopuler
    Diungkit soal Aburizal, Idrus Marham Pasang Badan
    Diperiksa KPK 10 Jam, Idrus Marham Curhat
    Ahok Goyang Jakarta dengan Lagu Terajana
    Begini Kronologi Penggerebekan Teroris Ciputat



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.