Teroris Digerebek, Densus Sita Senjata di Bogor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror meninggalkan lokasi penggerebekan terduga teroris di Gang Hasan, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, (1/1). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror meninggalkan lokasi penggerebekan terduga teroris di Gang Hasan, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, (1/1). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Bogor - Tim Densus 88 Antiteror pada petang tadi (Rabu, 1 Januari 2014) menggerebek dua rumah di  Perumahan Mega Sentul, Sektor Alamanda, RT 02/08, Desa Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap penghuni rumah bernama Abdul Rozak dan menyita senjata api serta bahan peledak (lihat: Densus 88 Geledah Rumah di Bogor). 

    "Saya lihat polisi menyita satu golok, satu pedang, tiga buah pisau belati, dan sejumlah buku tentang jihad," kata Dedi, seorang warga yang turut menyaksikan penggerebekan itu. Dia menduga penggerebekan itu masih terkait dengan penangkapan teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan.

    Menurut Dedi, selain senjata tajam, polisi juga membawa satu ember warna putih yang diduga berisi  bahan peledak, "Di rumah istri keduanya, petugas juga mengamankan pen gun, peluru gotri, empat airsoft gun, serta satu kotak berisi pistol jenis FN dan beberapa peluru," kata dia.

    Abdul Rozak sudah lama tinggal di lingkungan  perumahan itu. Dia bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahan semen di Bogor. "Dari istri pertama dia punya tiga anak dan dari istri kedua dia punya dua orang anak," kata Dedi.

    M. SIDIK PERMANA

    Berita sebelumnya:
    Begini Kronologi Penggerebekan Teroris Ciputat

    6 Teroris Ciputat Akhirnya Dilumpuhkan

    Teroris Ciputat Terkait Jaringan Badri

    Polisi Telusuri Asal Bahan Peledak Teroris Ciputat




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.