Jokowi ke Kantor Naik Sepeda, Ojek, atau Bajaj  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung yang memakai topeng Jokowi menari  dalam acara Djakarta Warehouse Project di Ecopark, Ancol, Jakarta, Jumat (13/12). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Pengunjung yang memakai topeng Jokowi menari dalam acara Djakarta Warehouse Project di Ecopark, Ancol, Jakarta, Jumat (13/12). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mulai memberlakukan larangan pejabat dan pegawai negeri sipil menggunakan kendaraan pribadi ketika berangkat ke kantor. Jokowi mengapresiasi pemerintah kota yang menerima dan melaksanakan instruksi gubernur itu. "Kalau Jakarta Selatan, misalnya, sudah berani mewajibkan hingga empat kali dalam sebulan, lebih baik," kata Jokowi.

    Jokowi pun siap menunjukkan kesiapannya berangkat tanpa mobil dinas dan kendaraan pribadi ke kantornya pada Jumat hari ini. Apakah Jokowi akan naik sepeda? "Bisa saja saya naik bajaj atau ojek, kan?" kata Jokowi.

    Meski memberlakukan aturan itu, Jokowi tidak akan memberi kompensasi pada pegawai yang tinggal jauh dari kantornya. "Silakan ikut antar jemput yang sudah disediakan," kata Jokowi. Walaupun Jokowi belum akan menambah unit angkutan antar jemput. "Kalau bisa kan ingin manfaatkan transportasi umum massal yang sudah ada."

    Untuk pengawasan, Jokowi menyerahkan urusan tersebut kepada Badan Kepegawaian Daerah dan Inspektorat. "Masih dirumuskan juga bagi yang melanggar," kata dia.

    ISMI DAMAYANTI

    Berita Terpopuler
    Gagalkan Korupsi Qur'an 2012, Jasin Sempat Diancam

    Caleg Desy Ratnasari Setor ke PAN Rp 411 Juta

    Dinasti Rhoma, Ayah Nyapres Anak Nyaleg

    Hajar Cardiff, Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen

    Ini Revisi Aturan Biaya Nikah 2014




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.