Ikuti Jokowi, PNS Pemprov DKI Gunakan Sepeda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kedua kiri) bersama sejumlah penggiat bersepeda, mengayuh sepeda mereka dari jalan Taman Suropati ke Balaikota,  Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (1/11). Kegiatan Jokowi bersepeda ke Balai Kota itu akan menjadi agenda rutin pada setiap hari Jumat, dan sekaligus kampanye sepeda sebagai alat transportasi masyarakat Indonesia. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kedua kiri) bersama sejumlah penggiat bersepeda, mengayuh sepeda mereka dari jalan Taman Suropati ke Balaikota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (1/11). Kegiatan Jokowi bersepeda ke Balai Kota itu akan menjadi agenda rutin pada setiap hari Jumat, dan sekaligus kampanye sepeda sebagai alat transportasi masyarakat Indonesia. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada hari pertama pelaksanaan aturan larangan menggunakan kendaraan pribadi bagi PNS Pemprov DKI, Gubernur Joko Widodo bersepeda dari rumah dinasnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 3 Januari 2014.

    Beberapa PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta ternyata ikut mengikuti langkah Jokowi. Di sisi timur kantor Balai Kota terlihat parkiran sepeda yang slotnya hampir penuh. Sepeda-sepeda itu semuanya dimiliki oleh pegawai yang bekerja di lingkungan Pemprov.

    Aksi para pegawai ini merupakan wujud instruksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 150 Tahun 2013 tentang penggunaan kendaraan umum bagi pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan tersebut hanya berlaku setiap hari Jumat pada pekan pertama setiap bulannya.

    LINDA HAIRANI

    Baca juga:
    60 Aliran Kepercayaan di Jawa Tengah Musnah
    Gamawan: Pemeluk Kepercayaan Kan Tetap Beragama
    Jakatarub Kecam Intimidasi Peringatan Asyura
    Survei: Anak Muda Inggris Tak Percaya Umat Muslim


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.