Tim Gegana Hancurkan Bom Buku Pamulang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memasang garis polisi usai menggeledah rumah Dayat terduga teroris di Rempoa, Tangerang Selatan, Banten(1/1). Rumah tersebut diduga menjadi tempat penyimpanan bahan peledak milik pelaku teroris yang ditembak mati di Kampung Sawah. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Petugas memasang garis polisi usai menggeledah rumah Dayat terduga teroris di Rempoa, Tangerang Selatan, Banten(1/1). Rumah tersebut diduga menjadi tempat penyimpanan bahan peledak milik pelaku teroris yang ditembak mati di Kampung Sawah. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga sekitar Pamulang dan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten dikagetkan temuan bom buku tadi malam. Benda tersebut tergeletak di Jalan Melati 1, Blok A1 nomor 17, Perumahan Taman Kedaung, Pamulang, pukul 22.50 WIB.

    Kabar itu bermula dari seorang bernama Diana, 32 tahun, yang pertama kali melihat benda yang dianggap bom. Barang tersebut tergeletak di depan rumah Blok A1 Nomor 7 milik H. Saleh Usman, orang tua Diana.

    "Saat mau pulang saya melihat di depan rumah ada benda mencurigakan. Kemudian saya foto dan saya laporin ke satpam kompleks" ujar Diana. Satpam komplkes segera melapor ke kantor polisi terdekat.

    Tim Gegana dari Polda Metro Jaya datang untuk mengevakuasi benda itu sekitar pukul 01.30. Pada pukul 02.25 bom buku tersebut diledakkan.  Tim Gegana menyisir sejumlah lokasi di sekitar Taman Kedaung dengan senter. Sejumlah rumah, selokan jalan diperiksa oleh 6 anggota Tim Gegana.

    Kesigapan ini tak lepas dari belum lamanya penggerebekan enam teroris di Kampung Sawah, Ciputat pada malam tahun baru lalu. Lokasi Perumahan Taman Kedaung dengan Kampung Sawah sekitar 3 kilometer.  Cukup dekat untuk ukuran jarak wilayah kota kecamatan.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.