Rute Pengalihan di Bandara, Waspadai Titik Macet Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan menunggu dibukanya pintu masuk M1 Bandara Soekarno  Hatta, Tangerang, Banten (26/12). Penutupan ini dilakukan dalam rangka proyek pembangunan kereta bandara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Sejumlah kendaraan menunggu dibukanya pintu masuk M1 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (26/12). Penutupan ini dilakukan dalam rangka proyek pembangunan kereta bandara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COTangerang - Uji coba penutupan pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta ternyata menimbulkan kemacetan di sejumlah titik pada jalur pengalihan, Jalan Parameter Selatan. Menurut Kepala Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Besar C.H. Pattopoi, dari hasil evaluasi uji coba, ada dua titik yang rawan macet. "Penumpukan kendaraan terjadi di pintu merah Jalan Surya Darma dan Jalan Husein Sastranegara," kata Pattopoi, Ahad, 5 Januari 2014.

    Pada pintu merah Jalan Surya Darma, pengguna jalan dari Kampung Melayu dan Teluk Naga bertemu dengan kendaraan yang berbelok menuju Jalan Paramater Selatan. "Di titik ini kendaraan cukup padat, terutama pada jam utama penerbangan, pukul 09.00," katanya. (Baca juga: Perubahan Waktu Pengalihan Pintu M1 Bandara).

    Selepas Jalan Paramater Selatan, kemacetan kembali terjadi di Jalan Husein Sastranegara. Di sana, kepadatan kendaraan terjadi karena adanya persimpangan. "Titik pertemuan kendaraan yang akan ke bandara dan kendaraan ke arah Jakarta," kata Pattopoi.

    Untuk mengantisipasi kemacetan, Pattopoi telah mengerahkan ratusan personel gabungan dari Polres Bandara, Polres Metropolitan Kota Tangerang, dan petugas Avsec Bandara Soekarno-Hatta. "Petugas kami tempatkan di titik titik pengalihan rute," katanya.

    Pengalihan arus lalu lintas yang biasanya dapat melintasi pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta dilakukan setelah pemerintah berencana membangun stasiun dan rel kereta api di lokasi itu. Adaapun pembangunan stasiun dan rel kereta itu terdorong oleh peningkatan jumlah penumpang pesawat yang mencapai 19,2 persen.

    JONIANSYAH

    Berita Lain:
    Kisah Gadis Pengguna Narkoba di Bandung
    Ramalan Tarot untuk Pernikahan Julia Perez di 2014
    BNN dan Menkes Kerjasama Tangkal Narkoba Baru
    Ini Sebab Narkoba Baru Cepat Menyebar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.