Biar Bisa Gowes, Ahok Disarankan Huni Rumah Dinas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tempo/Aditia Noviansyah

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO , Jakarta - Anggota Komisi B DPRD DKI, Taufik Azhar, menyarankan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan wakilnya, Basuki T. Purnama, kompak menerapkan aturan larangan bawa kendaraan bermotor setiap Jumat pertama setiap bulannya. Keengganan Ahok, sapaan Basuki, untuk naik angkutan umum menunjukkan perbedaan persepsi keduanya.

    Menurut Taufik, pilihan Ahok itu mencerminkan pola pikir orang Jakarta pada umumnya. "Mempertimbangkan keamanan dan efisiensi waktu, apalagi rumahnya jauh untuk pergi dengan angkutan umum," kata Taufik ketika dihubungi Tempo, Ahad, 5 Januari 2014.

    Sementara Gubernur Jokowi memang sudah sering naik sepeda sejak di Solo. Dia bahkan telah membiasakan setiap Jumat naik sepeda dari rumah dinasnya ke Balai Kota. Pilihannya itu diikuti sejumlah pejabat dan pegawai di Balai Kota dalam penerapan aturan larangan pertama pada Jumat, 3 Januari 2014 lalu.

    Taufik mengatakan, perbedaan Ahok menggambarkan sulitnya mengubah kebiasaan warga Jakarta yang lebih senang naik kendaraan pribadi dibanding kendaraan umum. Namun, Taufik mengaku tak menyalahkan Ahok. "Posisinya kan pejabat politik, ada pertimbangan keamanan dan berbagai urusan yang berbeda dengan PNS," katanya.

    Namun, jika ingin kompak menanamkan kebiasaan naik angkutan umum kepada pegawai DKI dan warga Jakarta, Taufik menyarankan Ahok menghuni rumah dinasnya yang terletak di Jalan Denpasar, Jakarta Selatan, tak jauh dari Balai Kota. "Jadi kalau Jumat bisa naik sepeda bersama ke kantor," katanya.

    ANGGRITA DESYANI

    Terpopuler
    Kalla: Kenaikan Elpiji Senilai Kirim Lima SMS

    Mulai Besok, Deddy Corbuzier Digantikan Farhat Abbas 

    Di JKN Harga Dokter Spesialis Kalah dengan Rawon

    Belasan Pesawat Hibah Tempur Bakal Diterima TNI AU  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.