Lebak Bulus Ditutup, Dua Terminal Tetapkan Jatah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terminal Kampung Rambutan. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Terminal Kampung Rambutan. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Terminal Kampung Rambutan, Dwi Basuki, menyatakan sudah menyediakan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi untuk menampung bus pindahan dari Terminal Lebak Bulus. Area itu disiapkan di bagian selatan terminal.

    "Kira-kira dari lahan tersebut bisa menampung sekitar 100 bus tujuan Jawa Barat dan Jawa Tengah," ujar dia di kantornya, Senin, 6 Januari 2014. Dari jumlah tersebut, Dwi mengungkapkan, paling banyak adalah armada milik Perusahaan Otobus (PO) Primajasa sebanyak sekitar 80 bus.

    Menurut dia, dengan adanya penambahan dari Lebak Bulus, dipastikan jumlah sirkulasi bus di Terminal Kampung Rambutan turut bertambah. "Sekarang saja per harinya ada 400 bus yang hilir mudik," ucapnya.

    Kendati ada penambahan sirkulasi, ia memastikan tak akan menambah jumlah personel di lapangan. Ia juga mengaku tak melakukan persiapan khusus ihwal pengalihan bus dari Lebak Bulus. Sebab, jika dibandingkan dengan hari besar seperti Lebaran, dia membandingkan, "Penambahan bus ini biasa saja."

    Adapun Kepala Terminal Pulogadung, Arafat, menyatakan area dalam terminal yang dipimpinnya itu masih bisa menampung 20 bus pindahan dari Lebak Bulus. Bus yang ditampung itu, ia melanjutkan, tujuan Jawa Timur dan Nusa Tenggara. "Saya belum tahu berapa jumlah pastinya karena belum ada yang melapor. Mungkin besok baru ketahuan jumlahnya," ujar dia saat dihubungi Tempo.

    Saat ini, kata dia, belum ada bus yang masuk ke Terminal Pulogadung. "Penutupannya nanti jam 12 malam, jadi diperkirakan besok sudah bisa masuk."

    Baca pembagian limpahan bus asal Terminal Lebak Bulus di sini.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita Terpopuler
    Meski Diprotes, Terminal Lebak Bulus Tetap Ditutup
    Polisi: Perhiasan Rp 20 Miliar Hilang di Kalimantan
    Rumah Keluarga Terduga Teroris Tanpa Pagar
    Kronologi Penusukan Polisi Tangerang di Kalijodo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.