Meski Kosong, Rumah Dinas Ahok Tetap Dijaga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok keluar dari rumahnya yang sederhana di Jakarta Utara, Rabu (21/11). Lewat jendela mobil dinasnya, Ahok menyapa semua orang yang dilewatinya. Warga sekitar kebanyakan tidak menyapanya dengan panggilan

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok keluar dari rumahnya yang sederhana di Jakarta Utara, Rabu (21/11). Lewat jendela mobil dinasnya, Ahok menyapa semua orang yang dilewatinya. Warga sekitar kebanyakan tidak menyapanya dengan panggilan "pak", melainkan "Hok". TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun difasilitasi rumah dinas, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak memanfaatkannya. Dia lebih memilih tinggal di rumah pribadinya di Kompleks Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara.

    Rumah dinas bagi Wagub DKI berada di Jalan Mega Kuningan Barat E35 Nomor 11 Setiabudi, Jakarta Selatan. Sebelumnya, rumah bagi Wagub disediakan di Jalan Denpasar Raya Blok C17/48 Menteng. Namun kini rumah tersebut ditujukan bagi Sekretaris Daerah.

    Saryono, seorang petugas keamanan di rumah dinas Wagub, mengatakan rumah di Setiabudi itu kosong. "Pak Ahok nempatin rumah pribadi di Pluit," kata dia saat ditemui Tempo di rumah dinas Ahok, Selasa, 7 Januari 2014.

    Meski demikian, menurut Saryono, rumah tersebut tetap mendapat perawatan dan penjagaan. "Setiap hari bergiliran ada yang jaga," kata dia. Dia mengatakan ada sekitar enam petugas yang bergantian menjaga dan membersihkan rumah dinas tersebut. "Kalau tak dibersihkan, nanti rusak."

    Sepengetahuan Saryono, Ahok hanya datang ke rumah dinas ini sesekali. "Hanya kalau ada acara dekat-dekat sini suka mampir," kata dia.

    Menurut pantauan, rumah ini dikelilingi oleh pagar besi hitam yang tertutup rapat setinggi kurang-lebih 1 meter. Orang yang datang tak dapat langsung melihat bentuk fisik rumah tersebut. Sayang, Tempo pun tak diizinkan untuk melihat rumah tersebut lebih leluasa. Ada dua mobil yang terparkir di garasi rumah itu, serta empat unit sepeda motor. Menurut Saryono, dua mobil tersebut merupakan mobil pribadi titipan. "Itu mobil titipan Pak Ahok," kata dia. Sedangkan sepeda motor adalah milik para penjaga di rumah tersebut.

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengeluarkan instruksi yang mewajibkan para PNS DKI untuk naik kendaraan umum setiap hari Jumat pada pekan pertama setiap bulan. Namun Ahok tetap memilih menggunakan kendaraan pribadi dari rumah pribadinya di Pluit karena alasan efisiensi. Pilihan Ahok untuk tidak menempati rumah dinasnya yang lebih dekat dengan Balai Kota pun dipertanyakan.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Topik Terhangat
    Cut Tari Cerai | Perhiasan Istri Polisi | Teroris Ciputat | Elpiji Naik | Pro Kontra Jokowi Nyapres |

    Berita Terpopuler
    Lima Terduga Teroris Ciputat Tewas di Kamar Mandi? 
    Bus Wisata Gratis Tidak Bisa Langsung Digunakan 
    Pria Bertato 'Yeni' Tewas di WC Umum 
    Masjid Digusur, Warga Akan 'Ngungsi' ke Jokowi 
    Bus Wisata Gratis Juga Dipesan dari Cina  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.