Warga Rusunawa Cipinang Juga Kekurangan Air Bersih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga memasang pompa air di rumah susun Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (23/3). Saat ini baru 40-50 persen penduduk jakarta yang bisa mengakses air bersih dan dalam 5 tahun terahir pencemaran air tanah oleh Bakteri E-Coli mencapai 80-90 persen  dari total air yang digunakan. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Seorang warga memasang pompa air di rumah susun Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (23/3). Saat ini baru 40-50 persen penduduk jakarta yang bisa mengakses air bersih dan dalam 5 tahun terahir pencemaran air tanah oleh Bakteri E-Coli mencapai 80-90 persen dari total air yang digunakan. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebocoran saat hujan bukan satu-satunya masalah yang dikeluhkan penghuni Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Mereka juga mengaku kekurangan air bersih. Bahkan, sejak pertama kali menempati Rusunawa dua minggu lalu, warga di Blok B harus mengambil air bersih dari blok lain.

    Juriah, 43 tahun, warga yang menempati Blok B lantai 2, mengaku semua warga di blok tersebut tak mendapatkan pasokan air bersih sejak awal. Warga pindahan dari Taman Burung, Pluit, Jakarta Utara, itu bahkan harus memenuhi kebutuhan air bersihnya dari Blok C. "Saya kalau mau mandi dan mencuci baju harus ke blok C," ujar dia, Selasa, 7 Januari 2014.

    Begitu juga kebutuhan air bersih untuk keperluan lain, semisal air untuk menanak nasi, itu pun berasal dari Blok C. "Tiap pagi dan sore saya harus mengambil air ke sana," ucapnya.

    Nur, 55 tahun, warga yang menempati unit di lantai 4, mengaku mengalami hal yang serupa. Nur dan beberapa warga lainnya sempat melaporkan masalah pasokan air bersih yang tak kunjung didapatnya ke pengelola Rusunawa. Pengelola hanya berjanji akan memasok air bersih ke Blok B pada Senin, 6 Januari 2014. "Janjinya Senin air sudah nyala, tapi sampai sekarang tidak ada airnya."

    Kepala Unit Pelaksana Teknis Wilayah III Dinas Perumahan Provinsi DKI Jakarta, Jefyodya Julian, mengakui bahwa Blok B Rusunawa Cipinang tak mendapatkan pasokan air bersih. Pasalnya, pompa air untuk memasok air bermasalah. "Pompanya meledak kemarin," ucapnya saat dihubungi Tempo.

    Ia menyatakan tak bisa memperbaiki pompa karena masih terbentur oleh dana yang tidak ada. "Dananya tidak ada. Apalagi sekarang anggarannya belum disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah."

    Kendati demikian, ia akan mengusahakan masalah pasokan air bersih segera teratasi. "Sore ini kami akan rapat dengan para teknisi untuk mencari solusinya," tuturnya.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita Terpopuler Lainnya:

    Farhat Tambah Clue Soal Kekasih Cut Tari

    Setelah Jokowi, Endriartono Sindir Erick Thohir
    Alasan Utama Ahok Emoh Tinggal di Rumah Dinas
    Endriartono Sindir Jokowi di Acara Konvensi
    Saksi: Teroris Dayat Ditembak dari Jarak 1 Meter
    Ini Bisnis Istri Polisi yang Kehilangan Berlian



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.