Jokowi Sangat Dinantikan di Terminal Lebak Bulus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk bertuliskan penolakan warga atas ditutupnya Terminal Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Lebak Bulus, Jakarta Selatan, (06/01). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mulai pukul 00.00 tengah malam nanti menutup Terminal Lebak Bulus. Tempo/Dian Triyuli handoko

    Spanduk bertuliskan penolakan warga atas ditutupnya Terminal Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Lebak Bulus, Jakarta Selatan, (06/01). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mulai pukul 00.00 tengah malam nanti menutup Terminal Lebak Bulus. Tempo/Dian Triyuli handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa warga tergopoh memindahkan sejumlah kursi dari lantai satu ke lantai dua di kantor pengelola Terminal Bus Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Januari 2014. Ruang serbaguna yang ada di lantai itu sedang ditata ulang dengan cara memenuhinya dengan bangku panjang.

    "Katanya Pak Jokowi mau datang malam ini," ujar Sutarno, 32 tahun, pedagang di kawasan terminal, kepada Tempo. Mereka merasa senang karena akhirnya Jokowi akan menuntaskan janjinya untuk menemui langsung para warga terkait rencana penutupan terminal karena adanya proyek pembangunan depo MRT Jakarta.

    Menurut Sutarno, Jokowi akan datang sekitar pukul 19.00 WIB. Ia berharap Gubernur bisa memecahkan polemik yang kini berkembang di satu-satunya terminal di Jakarta Selatan itu. "Semoga malam ini bisa kelar masalahnya," ujarnya.

    Ditunggu hingga pukul 20.00 WIB, Gubernur yang dimaksud tak kunjung muncul. Belakangan terungkap bahwa rencana kedatangan Jokowi hanya isu. Rupanya memang Jokowi tak dijadwalkan datang ke Lebak Bulus malam itu. Sutarno beserta sejumlah warga terminal lain hanya dikerjai oleh beberapa kawannya sesama pedagang dan sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

    "Biar lebih semangat pas angkat-angkat kursinya," ujar Ahmad, 27 tahun, kawan Sutarno, sambil tertawa.

    Meski kecewa, Tarno masih memberikan senyumannya. "Kami inginnya Pak Jokowi tetap datang, biar jelas nasib kami," ujar Ahmad.

    Pertemuan di ruang serbaguna Lebak Bulus tetap berlangsung pada Kamis malam, meski bukan Gubernur yang datang, melainkan perwakilan dari Dewan Transportasi Kota Jakarta. "Masih sama membahas solusi seperti kemarin," ujar Wakil Ketua Koperasi Karyawan Bus AKAP (Kowanbisata) Koko Simanjuntak.

    Dalam pertemuan kemarin, disimpulkan ada dua solusi mengenai masa depan Terminal Lebak Bulus. Pertama, relokasi terminal ke wilayah lain, asal dekat Lebak Bulus. Kedua, menjadikan terminal bus dalam kota sebagai terminal lintas bus antarkota antarprovinsi. "Jadi masyarakat di sini harus tetap hidup. Jangan sampai Mass Rapid Transit mengorbankan apa yang sudah dibangun di sini," ujarnya.

    M. ANDI PERDANA

    Terpopuler
    Ma'mun soal Anas: Akan Ada Kejutan Hari Ini 
    Jika Harus Jemput Paksa Anas, Penyidik Bawa Pistol 
    Ini Rute Penerbangan Domestik dari Halim 
    Mantan Suami Vena Melinda Jadi Anggota DPRD  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.