Geng Motor XTC Bantah Ada Ospek Kekerasan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Tasikmalaya - Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, mengamankan 17 anggota geng motor XTC, Jumat malam, 10 Januari 2014. Kelompok ini disebut-sebut melakukan rekrutmen yang di dalam prosesnya memuat penganiayaan dan pengajaran tata cara berbuat kejahatan kepada anggota baru.

    "Enggak ada penganiayaan, enggak ada latihan kejahatan, kekerasan, apalagi disuruh minum minuman keras," kata Aj, ketua pelaksana rekrutmen anggota baru yang dia sebut sebagai ospek, di Mapolres Tasikmalaya Kota. Dia salah seorang anggota XTC yang turut diamankan polisi.

    Aj menjelaskan, ospek digelar pada 24 November 2013. Kegiatan ini dilakukan di daerah Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. "Ospek diikuti 25 anggota baru. Senior yang datang ada 15 orang. Namun tak ada penganiayaan saat itu," katanya.

    Menurut Aj, ospek dimulai pukul 13.00 dan berakhir pukul 17.00 WIB. Materi ospek di antaranya pembinaan anggota baru, keorganisasian, otomotif, hingga kerohanian. "Kita sudah minta izin kepada pengelola Urug. Ini resmi," tegas dia.

    Dalam kegiatan itu, ada sejumlah anggota senior XTC dari dua daerah yang membawa calon anggota baru. "Ada dari Pancasila dan Buninagara. Keduanya total membawa 25 orang. Namun tidak ada kekerasan fisik," kata dia.

    Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Ajun Komisaris Januar Kencana menjelaskan, penangkapan anggota geng tersebut berawal dari laporan orang tua anak yang dipaksa ikut geng tersebut. Orang tua anak tersebut melapor ke polisi pada 8 Januari 2014.

    Menurut orang tua korban ospek itu, kata Januar, anggota senior geng tersebut mengadakan ospek terhadap anggota baru dengan cara kekerasan. "(Korban) Mereka diajak ospek. Saat ospek, korban dianiaya, dipukul, disuruh berkelahi dengan sesama anggota geng. Terus kita selidiki ke sana, dan mendapat info siapa-siapa pelakunya, lalu disergap," kata Januar.

    Hingga saat ini, penyidik masih memeriksa 17 anggota geng tersebut. "Kita masih memilah pasal untuk disangkakan kepada mereka," ujar Januar.

    CANDRA NUGRAHA

    Topik Terhangat
    Anas Ditahan | Terbang dari Halim |  Terminal Lebak Bulus | Elpiji Naik | Teroris Ciputat|

    Berita Terpopuler
    Waspada Hujan Lebat 12-13 Januari
    IPW: Penembak Polisi Gunakan Senjata Rakitan
    Karyawati Tewas dengan Tangan Terikat 
    Barikade Beton Jl Kembangan Dibuka Pekan Depan
    IPW: Ada Kebencian Mendalam kepada Polisi


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.