Cium Tangan Mega, Jokowi: Itu Budaya Jawa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Kader PDIP Joko Widodo (Jokowi) (kanan) dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani usai menutup Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta, (8/9). TEMPO/Dasril Roszandi

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Kader PDIP Joko Widodo (Jokowi) (kanan) dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani usai menutup Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta, (8/9). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, tindakannya untuk mencium tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri merupakan bentuk budaya Jawa yang sempat hilang di kalangan masyarakat. "Itu, kan, bagian dari budaya Jawa, budaya Indonesia," kata Jokowi, sapaan akrabnya, saat ditemui di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 11 Januari 2014.

    Sebelumnya, pada acara Hari Ulang Tahun PDIP ke-41, Jokowi yang hadir dalam kesempatan tersebut menyempatkan diri untuk mencium tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri usai prosesi pemotongan tumpeng. Jokowi mengatakan, tindakannya tersebut juga didasarkan pada senioritas Megawati selaku Ketua Umum Partai. "Biasa, lah. Seperti saya cium tangan sama ibu saya," kata Jokowi.

    Menurut Jokowi, kebiasaan cium tangan sudah sempat hilang di kalangan masyarakat sehingga tindakannya di kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP dianggap sebagai sesuatu yang berlebihan. "Dianggap seperti ini karena kebiasaan kesantunan kita sudah hilang," kata Jokowi.

    Saat disinggung apakah tindakannya tersebut merupakan bagian dari permohonan restu atas dirinya mencalonkan diri menjadi presiden pada tahun ini, Jokowi menjawab, "Kok ke situ larinya?"

    ISMI DAMAYANTI

    Topik Terhangat

    Terbang dari Halim | Pemanggilan Anas | Terminal Lebak Bulus | Elpiji Naik | Teroris Ciputat |

    Berita Terpopuler
    Sawo dan Kisah Keturunan Diponegoro yang Tercerai-berai
    Ariel Tatum, Terkenal dari Ari Lasso ke Al Ghazali  
    Landung Bacakan Drama Pangeran Diponegoro  
    Melanie Putria Geluti Maraton
    Apa Kata Psikolog Ratih Ibrahim Soal Farhat Abbas  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.