Air Hingga Bibir Tanggul, Kanal Banjir Barat Aman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja saat memantau kondisi tanggul Latuharhary yang miring di Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta (26/12). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah pekerja saat memantau kondisi tanggul Latuharhary yang miring di Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta (26/12). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane Dinas Pekerjaan Umum T. Iskandar mengatakan kondisi tanggul Kanal Banjir Barat di Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, masih aman. "Tanggulnya sudah kuat, tidak perlu khawatir jebol lagi," ujarnya saat ditemui di lokasi proyek pengerjaan tanggul di Jalan Latuharhari, Senin malam, 12 Januari 2014.

    Tanggul Latuharhari yang sempat jebol pada awal 2013 lalu menjadi sumber kekhawatiran warga Jakarta, karena akibat jebolnya tanggul ini wilayah Jakarta Pusat terendam banjir pada Januari tahun lalu. Berdasarkan pantauan Tempo, hingga sekitar pukul 22.30 WIB, tinggi muka air di kanal banjir barat telah mencapai 6,5 meter atau sejajar dengan tepi tanggul.

    Kondisi ini, menurut Iskandar, masih dianggap normal. Bahkan jika aliran air lebih besar pun, ujarnya, tanggul tersebut masih mampu menahan aliran air. "Memang pengerjaan tanggul belum selesai semua, tapi untuk pondasi dan kekuatan tanggulnya sudah baik." Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Minggu pagi hingga malam telah membuat sejumlah aliran sungai ditingkatkan statusnya. Di Pintu Air Manggarai  status sungai telah mencapai siaga 2.


    PRAGA UTAMA
    Berita Terpopuler:
    Tottenham Bungkam Crystal Palace 2-0
    Ada Tim Khusus yang Merancang Jokowi Blusukan 
    Hercules Emoh Dirawat di RS Polri
    Pengacara: Telusuri Aset Anas, KPK Cari Kesalahan 
    Suzuki Ertiga Siapkan Dua Varian Baru

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.