Air Kiriman dari Bogor Tiba di Manggarai Pukul 2

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sampah menumpuk di Pintu Air Manggarai Jakarta, (15/7). Menumpuknya sampah ini akibat sejumlah operator alat berat mogok kerja karena upahnya selama 4 bulan belum dibayar oleh Dinas Kebersihan DKI Jakarta. TEMPO/Subekti

    Sampah menumpuk di Pintu Air Manggarai Jakarta, (15/7). Menumpuknya sampah ini akibat sejumlah operator alat berat mogok kerja karena upahnya selama 4 bulan belum dibayar oleh Dinas Kebersihan DKI Jakarta. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Debit air yang tinggi di wilayah Depok dan hujan yang terus turun di hampir seluruh wilayah DKI Jakarta hingga pukul 22.30 tadi membuat tinggi muka air di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat pada pukul 23.15 telah mencapai ketinggian 860 cm. "Satu jam yang lalu bahkan sudah sampai 870 cm," kata Adi Widodo (38) penanggung jawab Pintu Air Manggarai kepada Tempo di kantornya, Minggu, 12 Januari 2014.

    Ketinggian air di pintu air ini terus meningkat sejak Ahad siang, sekitar pukul 13.00. "Pada sekitar pukul 13.00 ketinggian air naik, sehingga status di Manggarai naik dari siaga 4 ke siaga 3," kata Adi. Kemudian ketinggian air kembali bertambah sehingga statusnya kembali meningkat dari siaga 3 menjadi siaga 2 pada pukul 20.00. "Tadi hampir mencapai 900 cm tapi kembali turun sampai 860 cm."

    Diperkirakan, ketinggian air di Pintu Air Manggarai akan kembali bertambah pada Senin dini hari nanti. "Sekitar pukul 1 atau pukul 2, air dari Bogor mungkin sampai di sini." Namun Adi tidak dapat memastikan berapa ketinggian air di Manggarai jika air dari Bogor sudah sampai. "Kalau ditambah hujan lagi bisa-bisa lebih tinggi." Berdasarkan informasi yang dia terima, ketinggian air di Depok hingga pukul 19.00 tadi telah mencapai 280 cm alias siaga 2.

    Di Pintu Air Manggarai, siaga 1 ditetapkan jika air sudah melebihi ketinggian 950 cm. Dengan ketinggian air mencapai 860 cm, maka tersisa ruang sekitar 90 cm hingga status siaga kembali ditingkatkan. "Kami harap meski nanti ada tambahan air dari Bogor, tidak akan sampai mencapai siaga 1," kata Adi. Adapun akibat kenaikan status sejak siang, sejumlah wilayah di sekitar bantaran Ciliwung, seperti Kampung Pulo telah terendam banjir sejak Minggu malam tadi.

    PRAGA UTAMA
    Berita Terpopuler:
    Tottenham Bungkam Crystal Palace 2-0
    Ada Tim Khusus yang Merancang Jokowi Blusukan 
    Hercules Emoh Dirawat di RS Polri
    Pengacara: Telusuri Aset Anas, KPK Cari Kesalahan 
    Suzuki Ertiga Siapkan Dua Varian Baru

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.