Banjir Jakarta, Jokowi Siap Teken Siaga Bencana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membantu seorang wanita sat melewati genangan banjir yang mulai memasuki pemukiman mereka dikawasan Bukit Duri, Jakarta, (12/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Warga membantu seorang wanita sat melewati genangan banjir yang mulai memasuki pemukiman mereka dikawasan Bukit Duri, Jakarta, (12/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan surat pernyataan Siaga Bencana yang dikeluarkan untuk keperluan rekayasa cuaca oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah siap dan segera dikeluarkan jika intensitas hujan yang turun terjadi terus menerus. "Suratnya sudah ada, tapi dikeluarkan kapan, lihat nanti saja," ujarnya saat meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat pada Minggu malam 12 Januari 2013 sekitar pukul 23.30.

    Sebelumnya Kepala Bidang Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pihak BNPB sudah menyiagakan aneka peralatan yang diperlukan untuk melakukan rekayasa cuaca. Opsi ini dapat diambil untuk menurunkan curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, sehingga banjir besar seperti pada 2013 silam bisa dihindari.

    Sutopo juga mengatakan, curah hujan tinggi seperti pada Sabtu dan Minggu ini belum merupakan puncak musim hujan. Dia memperkirakan puncak musim hujan baru terjadi pada pertengahan Januari hingga Februari. Dengan melakukan modifikasi cuaca, maka awan hujan bisa dialihkan dan hujan diturunkan di wilayah yang jauh dari lokasi rawan banjir.

    Gubernur Jokowi yang hanya meninjau Pintu Air Manggarai selama 10 menit menjelaskan, opsi modifikasi cuaca bisa saja dilakukan jika curah hujan tinggi seperti ini terus terjadi pada beberapa hari ke depan. "Kita lihat dulu lah," ucapnya. "Kalau ternyata hujan sehariannya hari ini saja, dan besok sudah baik lagi ya tidak perlu." Namun meski begitu, dia menambahkan, Pemprov DKI akan segera menghubungi BNPB jika diperlukan.

    Sedangkan menanggapi kondisi banjir pada hari ini, Jokowi mengaku prihatin. "Tadi saya sudah ke Karet, Latuharhary, dan sekarang ke Manggarai, mau cek seberapa gawat kondisinya, tapi syukur di beberapa tempat itu tanggulnya aman." Dia mengaku akan langsung mengunjungi para korban banjir di beberapa lokasi seperti Kampung Pulo dan Kramat Jati malam ini juga.

    PRAGA UTAMA


    Berita terkait
    Kampung Melayu, Simatupang, & Titik Banjir Lainnya
    Air Kiriman dari Bogor Tiba di Manggarai Pukul 2
    Pesanggrahan Meluap,Pasar Cipulir Tergenang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.