Banjir Sedengkul di Bekasi, Jalan Terputus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan berusaha menerobos banjir di kawasan Jalan Daan Mogot, Tanjung Duren, Jakarta (20/05) Banjir ini mengakibatkan kemacetan sepanjang hampir 5 kilometer. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah kendaraan berusaha menerobos banjir di kawasan Jalan Daan Mogot, Tanjung Duren, Jakarta (20/05) Banjir ini mengakibatkan kemacetan sepanjang hampir 5 kilometer. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta -  Genangan air dan banjir muncul di berbagai pinggiran ibu kota. Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Minggu siang hingga pagi hari ini, membuat beberapa ruas jalan tergenang air bahkan tak bisa dilewati sampai pagi ini. Kemungkinan, akan banyak terjadi titik-titik kemacetan di Jakarta.

    Berdasarkan informasi dari akun twitter milik TMC Polda Metro Jaya, Senin 13 Januari 2014 pagi ini, lalu lintas di pinggiran ibu kota banyak terhalang genangan air. Ketinggiannya bervariasi, antara lain:

    - Genangan air di Jalan Jatimakmur arah Jati Asih, Bekasi, lalu lintas tersendat.
    -  Perumahan Irigasi Danita, Kelurahan Bekasi Jaya, air mencapai 50 sentimeter.
    - Jalan depan Masjid Suprapto Suparno, Kampung  Makasar, Halim tidak bisa dilalui.
    -  Banjir di perumahan Taman Pondok Gede,  Masjid Babussalam, Bekasi.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi intensitas hujan akan semakin meningkat pada sepekan ke depan. Penyebabnya adalah terbentuknya siklon tropis di wilayah Nusa Tenggara yang menarik massa udara, sehingga intensitas hujan meningkat dan menimbulkan angin kencang. "Masyarakat perlu waspada, terutama pada ancaman banjir," kata Kepala Bidang Meteorologi Publik BMKG, Mulyono Prabowo.

    Pada Minggu, 12 Januari 2014, potensi banjir di Jakarta mulai tersasa setelah hujan terus turun sejah Sabtu sore. Berdasarkan pantauan BNPB sendiri, pada Minggu malam, kondisi Sungai Ciliwung di wilayah Depok, Pintu Air Manggarai, dan Kali Karet sudah berstatus siaga 2. Sedangkan status bendung Katulampa di Bogor terpantau masih siaga 3.

    TMC| ANTO

    Baca juga:
    Hujan Bubarkan Beragam Kampanye Jokowi Nyapres

    Dukung Pencapresan Jokowi, Ratusan Waria Pawai

    Jika Jokowi Nyapres, Ini Cawapres Pilihan Waria

    Waria: Jokowi Patut Diperjuangkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.