21 Titik Banjir di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melewati sepeda motor yang terendam banjir yang mulai memasuki pemukiman mereka dikawasan Bukit Duri, Jakarta, (12/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Warga melewati sepeda motor yang terendam banjir yang mulai memasuki pemukiman mereka dikawasan Bukit Duri, Jakarta, (12/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Hujan yang terus mengguyur Jakarta sejak Ahad, 12 Januari 2014, membuat sejumlah kawasan dilanda banjir. Berdasarkan data dari Traffic Management Center Kepolisian Daerah Metro Jaya, setidaknya ada 21 titik banjir di Jakarta dan wilayah sekitarnya pada Senin pagi, 13 Januari 2014.

    1. Banjir kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, akibat luapan air dari tanggul dekat di Kelurahan Kampung Makassar. Akibatnya, kendaraan tidak dapat melintas.

    2. Di wilayah Petogogan, Jakarta Selatan, ketinggian air sudah mencapai 1,5 meter.

    3. Banjir juga terjadi di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Sementara di Tamani Cafe, air sudah masuk ke lahan parkir mobil. Karenanya, TMC mengimbau agar kendaraan berukuran sedang tidak melintas di sana.

    4. Banjir di Kebagusan, Jakarta Selatan. Tidak digambarkan ketinggian air di kawasan ini, namun banyak motor mogok.

    5. Di kawasan Cipulir, depan Ratax, air pun sudah meninggi. Akibatnya, lalu lintas dari dan ke arah Ciledug terhambat. Sementara daerah Ulu Jami tersendat.

    6. Di Jati Asih Bekasi, banjir mencapai 40 sentimeter. Hingga kini, ketinggian air terus meningkat. (Baca juga: Banjir Kepung Bekasi, Di Mana Saja Titiknya?).

    7. Kawasan Perumahan 1 Tangeran banjir mencapai lutut orang dewasa.

    8. Pada kawasan Penggilingan Elok, Cakung, Jakarta Timur, banjir sudah masuk ke rumah penduduk.

    9. Dikabarkan bila sebagian Bintaro banjir setinggi lutut orang dewasa akibat luapan air dari Kali Ceger, Pondok Aren.

    10. Akses Jalan Jagakarsa, Jakarta Selatan, ditutup akibat banjir setinggi 20 sentimeter dan aliran air yang deras.

    11. Kawasan Prapanca, Jakarta Selatan, tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.

    12. Banjir setinggi 15 sentimeter membuat arus lalu lintas tol Cawang ke arah Priok tersendat.

    13. Imbas banjir, lalu lintas di Jalan KH Mas Mansyur, Kunciran, padat pada dua arah.

    14. Banjir di Raya Serpong setinggi lutut orang dewasa.

    15. Pohon tumbang di KM 28 tol Cengkareng arah ke Pluit. Akibatnya, dua lajur jalan tidak dapat dilintasi kendaraan.

    16. Banjir 1 meter di Jalan Duren, Bangka, Jakarta Selatan. Kendaraan diimbau tidak melewati jalur itu.

    17. Banjir 2-3 meter di Kampung Pulo, Jakarta Timur. Akibatnya, jalur lambat Jalan Jatinegara Barat digunakan untuk tenda pengungsi.

    18. Banjir sekitar 30-40 meter di Ciputat, Tangerang Selatan, lalu lintas padat.

    19. Di Jembatan Cacat Cempaka Putih, Jakarta Pusat, banjir 40 sentimeter. Kendaraan diimbau tidak melintas.

    20. Banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur, membuat lalu lintas di sekitar Jalan Otista tersendat pada dua arah.

    21. Di Jalan Cengkareng menuju Pesing, banjir membuat kemacetan di dua sisi jalan, terutama depan Samsat Jakarta Barat. (Baca juga: Banjir di Rel Depo Bukit Duri, PT KAI Minta Maaf).



    SUTJI DECILYA | CORNILA DESYANA


    Berita terkait:
    Banjir di Rel Depo Bukit Duri, PT KAI Minta Maaf
    Banjir Kepung Bekasi, Di mana Saja Titiknya?
    Banjir, Akses Ciledug ke Kebayoran Lama Terputus
    Banjir Sedengkul di Bekasi, Jalan Terputus
    Banjir Ancam Jakarta Hingga Awal Februari


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.