Banjir Jakarta, Pengendara Motor Gratis Masuk Tol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara sepeda motor diarahkan masuk ke ruas jalan tol untuk menghindari banjir di Tol TB. Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan (13/1). Akibat hujan deras seharian ruas jalan arteri sisi Tol TB. Simatupang tergenang banjir mencapai 1,5 meter sepanjang sekitar 100 meter sehingga semua jenis kendaraan tidak dapat melintasi jalan itu. ANTARA/Reno Esnir

    Pengendara sepeda motor diarahkan masuk ke ruas jalan tol untuk menghindari banjir di Tol TB. Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan (13/1). Akibat hujan deras seharian ruas jalan arteri sisi Tol TB. Simatupang tergenang banjir mencapai 1,5 meter sepanjang sekitar 100 meter sehingga semua jenis kendaraan tidak dapat melintasi jalan itu. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir yang melanda kawasan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan, membuat arus kendaraan yang melintasi jalur itu tersendat. Dari pantauan Tempo, sekitar pukul 8.30 WIB, kendaraan mengular ke arah Lebak Bulus, mulai fly over samping kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera. Para pengendara sepeda motor pun diminta masuk ke jalan tol tanpa membayar karcis dan kembali keluar dari jalur bebas hambatan itu di Cilandak.

    Pusat Manajemen Lalu Lintas (TMC) Kepolisian Daerah Metro Jaya mendata titik banjir di T.B. Simatupang, yakni di depan Plaza Oleos dengan ketinggian 100 sentimeter, depan kantor DPP PAN dengan ketinggian 80 sentimeter, dan depan Gedung Graha dengan ketinggian 60-70 sentimeter.

    Sebelumnya, Petugas TMC Polda Metro Jaya Aiptu Kasno mengatakan jalan yang terkena banjir banyak yang tidak dapat dilewati. Akibatnya, kemacetan lalu lintas terjadi di wilayah-wilayah itu. "Untuk wilayah yang ketinggian airnya parah, jalan sudah tidak bisa dilewati atau ditutup," kata Kasno kepada Tempo, Senin, 13 Januari 2014.

    Berikut ini wilayah yang terendam banjir:

    Jakarta Selatan :
    - T.B. Simatupang depan Plaza Oleos. Ketinggian 100 sentimeter;
    - T.B. Simatupang depan kantor DPP PAN. Ketinggian 80 sentimeter;
    - T.B. Simatupang depan Gedung Graha. Ketinggian 60-70 sentimeter;
    - Ciledug Raya depan pul taksi Ratax Armada. Ketinggian 30-40 sentimeter;
    - Jalan Swadarma, Ulujami. Ketinggian 30 sentimeter.

    Jakarta Timur:
    - Perum Kampung Pulo. Ketinggian 2 meter;
    - Jalan Raya Hek depan pul taksi Blue Bird. Ketinggian 50-60 sentimeter;
    - Kali Sari Pasar Rebo RT 12/03. Ketinggian 50 sentimeter;
    - Jalan Jatinegara Barat. Ketinggian 30 sentimeter;
    - Kampung Kramat Makasar. Ketinggian 100 sentimeter;
    - Rusun Otista, Kampung Melayu. Ketinggian 100 sentimeter;
    - Sawah flyover Kalibata/Kramat Jati. Ketinggian 100 sentimeter;
    - Tol Jagorawi kilometer 04 jembatan Kali Cipinang. Ketinggian 25-30 sentimeter;
    - Kebon Pala, Jatinegara. Ketinggian 30 sentimeter.

    Jakarta Pusat:
    - Jalan Bendungan Hilir depan RS Mintohardjo. Ketinggian 30 sentimeter;
    - Jalan Karet Tengsin, Tanah Abang. Ketinggian 40 sentimeter;
    - Jalan Sumur Batu depan SMA 5. Ketinggian 40 sentimeter.

     Jakarta Utara:
    - Jalan Kramat Raya. Ketinggian 40 sentimeter;
    - Jalan Mangga Dua Raya. Ketinggian 20-25 sentimeter.

    Jakarta Barat:
    - Jalan Rawa Buaya arah Puri Kembangan depan SPBU. Ketinggian 20-25 sentimeter;
    - Depan Citraland, Grogol. Ketinggian 40 sentimeter;
    - Jalan Panjang. Ketinggian 30 sentimeter;
    - Jalan Pos Pengumben depan Perum Kelapa Dua. Ketinggian 30 sentimeter;
    - Jalan Daan Mogot depan SPBU Samsat arah Grogol. Ketinggian 30 sentimeter;
    - Tubagus Angke arah Pesing. Ketinggian 40 sentimeter;
    - Jalan Panjang Gran Garden. Ketinggian 30 sentimeter.

    SUTJI DECILYA | ANGGA SUKMA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.