Banjir Surut, Jalan Jatinegara Barat Dibuka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga memantau kondisi banjir yang merendam Jalan Jatinegara Barat, depan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur (13/1).  TEMPO/Subekti.

    Sejumlah warga memantau kondisi banjir yang merendam Jalan Jatinegara Barat, depan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur (13/1). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, perlahan mulai surut. Air yang sempat merendam sekitar 50 sentimeter hingga Senin siang, kini tinggal 10-20 sentimeter.  Tingginya air sempat membuat Jalan Jatinegara Barat ditutup dan kendaraan dialihkan melalui Jalan Jatinegara Timur.

    "Sekarang kendaraan sudah bisa melintas, karena banjir sudah surut," kata petugas Satuan Lalu Lintas wilayah Jakarta Timur, Aiptu I Wayan Kencana di Kampung Pulo, Senin malam, 13 Januari 2013.

    Berdasarkan pantauan Tempo, lalu lintas di Jalan Jatinegara Barat padat dan macet, karena masih banyaknya kendaraan yang parkir di tepi jalan. Warga sekitar yang mengungsi juga masih tampak berkerumun di jalan. Aliran listrik di pemukiman warga di Kampung Pulo juga masih padam.

    Sementara itu, Kepala Korlantas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Pudji Hartanto langsung meninjau lokasi banjir dan lalu lintas di Kampung Pulo, Kampung Melayu. Menurutnya sebanyak 38 personil dengan 15 unit pengatur lalu lintas diturunkan di beberapa titik jalan yang macet akibat banjir.

    "Semua bekerja sejak pagi di bawah koordinasi Polda Metro Jaya," kata Pudji di Kampung Pulo, Senin, 13 Januari 2013.

    Menurutnya, jika beberapa titik ruas jalan masih terendam banjir dan belum bisa diakses kendaraan. Kepolisian akan melakukan pengalihan lalu lintas dan buka tutup jalur. "Intinya kami coba mengurai jalur secepat mungkin. Kami gunakan akses yang memungkinkan," ujarnya.

    Saat ini, kata Pudji, anggotanya telah siap siaga untuk mengantisipasi banjir yang masih akan terjadi. "Laporan di Bogor masih hujan dan ini yang kami antisipasi," ujarnya.

    Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Ahad, 12 Januari 2014 hingga Senin, 13 Januari 2014, membuat pemukiman warga di bantaran Kali Ciliwung terendam banjir. Di Kampung Pulo, banjir merendam rumah warga di 8 Rukun Warga.

    Ketinggian air di 81 Rukun Tetangga ini mencapai 30 sentimeter hingga 4 meter. Diperkirakan sebanyak 16.000 jiwa yang menjadi korban banjir. Namun, hingga Senin siang, baru sekitar 1.800 jiwa yang dievakuasi ke pengungsian. 

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terpopuler
    Titik-titik Banjir di Jakarta Pagi Ini
    Banjir, Jagorawi Macet Total!  
    Air Kiriman dari Bogor Tiba di Manggarai Pukul 2
    Pintu Air Karet Sudah Siaga I


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.