Banjir Jakarta, Puluhan Ruas Jalan Rusak Parah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berusaha menerobos banjir yang merendam ruas Jalan Abdullah Syafei yang menghubungkan wilayah Casablanca dengan Kampung Melayu, Jakarta (13/1). Lalu lintas di Jalan Abdullah Syafei padat merayap. Belasan kendaraan roda 2 tampak memutar balik dengan melawan arus. TEMPO/Subekti.

    Warga berusaha menerobos banjir yang merendam ruas Jalan Abdullah Syafei yang menghubungkan wilayah Casablanca dengan Kampung Melayu, Jakarta (13/1). Lalu lintas di Jalan Abdullah Syafei padat merayap. Belasan kendaraan roda 2 tampak memutar balik dengan melawan arus. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir yang melanda Jakarta membuat puluhan ruas jalan rusak. Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta berjanji segera memperbaiki jalan-jalan tersebut.

    "Intinya, jalan yang rusak atau berlubang segera kami perbaiki," kata Kepala Dinas PU Manggas Rudy Siahaan saat dihubungi Tempo, Rabu, 15 Januari 2014.

    Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas PU Juaini mengatakan ada 13 titik jalan yang rusak berat dan 45 titik jalan yang rusak ringan akibat banjir. "Jalan yang rusak berat di Jakarta Utara sembilan titik, Jakarta Barat satu titik, dan Selatan tiga titik," kata Juaini saat dihubungi secara terpisah.

    Sementara lokasi jalan yang rusak ringan di Jakarta Utara ada tiga titik, Jakarta Selatan (40 titik), dan Jakarta Timur (dua titik). Jalan rusak ringan itu berupa jalan berlubang, retak, ataupun bergelombang. Adapun jalan yang dikategorikan rusak berat antara lain jalan yang berlubang besar, terkelupas, aus, retak, dan bergelombang.

    Menurut Juaini, selain disebabkan oleh genangan air, jalan-jalan itu juga rusak karena sering dilewati truk dengan beban tonase berlebih. "Perbaikan dilakukan oleh Satgas Jalan yang ada di tingkat kecamatan," kata dia.

    Dia menambahkan, perbaikan jalan rusak tersebut menggunakan anggaran multiyears Desember 2013-Juni 2014. Tiap-tiap wilayah DKI mendapat alokasi anggaran Rp 7-12 miliar. "Dana tersebut dialokasikan untuk mengantisipasi bila anggaran baru belum disahkan," kata Juaini.

    Bentuk perbaikan jalan ditentukan dengan melihat kondisi di lapangan. Pada jalan yang rusak ringan, kata Juaini, biasanya cukup dilakukan penambalan. Tapi pada jalan yang rusak berat, bisa sampai dilapisi aspal, bahkan dibeton.

    AMIRULLAH

    Berita Lain:
    Anas Urbaningrum Ditahan, Dosen Unair Meminta Maaf
    Mahfud Mengaku Heran Atas Pemilihan Akil Mochta
    Soal Dugaan Suap Pilgub Jatim, Ini Kata Cak Imin
    Kata Istrinya, Anas Urbaningrum Sedang Tirakat
    Kado Tahun Baru Anas Urbaningrum Versi Ipar SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.