18 Kompi Personel TNI AD Bantu Korban Banjir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, dan Tim Sar melaksanakan Apel Siaga Banjir di Markas Kodam Jaya, Jakarta, (26/11). Apel ini untuk mengantisipasi bencana banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya. TEMPO/Subekti

    Personil TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, dan Tim Sar melaksanakan Apel Siaga Banjir di Markas Kodam Jaya, Jakarta, (26/11). Apel ini untuk mengantisipasi bencana banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigadir Jenderal TNI Andika Perkasa, mengatakan Mabes TNI AD telah mengerahkan 18 kompi personelnya untuk membantu korban bencana banjir di DKI Jakarta. "Semua berasal dari Mabes TNI Kodam Jaya," katanya kepada Tempo, Rabu, 15 Januari 2014.

    Selain itu, kata Andika, TNI AD juga mengerahkan 15 perahu karet dan 18 truk untuk mengevakuasi para korban banjir. "Demi kelancaran evakuasi," ujarnya. "Kami juga mendirikan delapan tenda peleton yang tersebar di lima wilayah untuk tempat mengungsi."

    Sudah sepekan terakhir wilayah Ibu Kota diguyur hujan. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan debit air di beberapa pintu air melebihi batas normal. Akibatnya, beberapa wilayah Ibu Kota seperti Kampung Pulo, Jatinegara, Kalimalang, Bukit Duri, dan Kampung Melayu terendam banjir.

    Saat ini, banjir di Bukit Duri dan Kampung Melayu telah setinggi dada orang dewasa atau sekitar satu meter. Warga di kedua daerah itu pun mengungsi tak jauh dari tempat tinggalnya.

    AMRI MAHBUB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.