Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Alami Kemacetan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kemacetan di Jalan Gatot Subroto arah Pancoran (15/1). Twitter.com/@dwgwisnu

    Kemacetan di Jalan Gatot Subroto arah Pancoran (15/1). Twitter.com/@dwgwisnu

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemacetan terjadi sejumlah titik di Jakarta malam ini, 15 Januari 2014. Pantauan Traffic Management Center Kepolisian Daerah Metro Jaya menunjukkan hingga pukul 23.00 WIB arus lalu lintas di sejumlah daerah masih tersedat.

    Arus lalu lintas di simpang Pancoran Jakarta Selatan hingga pukul 23.00 masih terpantau padat. Hal yang sama terjadi pada lalu lintas dari Ancol menuju Tanjung Priok Jakarta Utara cenderung tidak bergerak.

    Situasi yang tidak berbeda terjadi pada arus lalu lintas di seberang Mal Artha Gading menuju Tanjung Priok. Kemacetan ini menyebabkan kendaraan di arus ini cenderung tidak bergerak.

    Masih di Jakarta Utara, kondisi lalu lintas di pintu 3 Kelapa Gading menuju Semper terpantau padat tidak bergerak.

    Tak hanya di Jakarta Timur, situasi arus lalu lintas dari arah Pondok Kopi menuju arah kantor Wali Kota Jakarta Timur hingga pukul 23.00 juga masih tersendat. Bergeser ke arah timur, beberapa pengendara menyarankan agar Anda menghindari Jalan Raya Bekasi dari Grand Cakung. Arus lalu lintas di jalur itu terpatau berhenti total.

    Di daerah Jakarta Selatan, jalur Kebayoran Lama menuju Ciledug terpantau padat cenderung tak bergerak. Penyebabnya, genangan air di pertigaan lampu lalu lintas Jalan Swadarma mengarah ke Meruya.

    LINDA HAIRANI

    Terpopuler

    BBM Lengkap Akil Soal Idrus, Setya, & Pilgub Jatim
    Sel Anas Urbaningrum Terpisah, Apa Alasan KPK?
    Ruhut Tuding Jokowi Memble Hadapi Banjir  
    Status BBM Anas Urbaningrum: Ojo Dumeh...
    Dilarikan ke RS karena Orgasme 3 Jam tanpa Henti
    Berapa Persisnya Harta Adik Atut?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.