Bulan Purnama, Rob Bisa Perparah Banjir Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan menerobos genangan air saat banjir melanda kawasan Gunung Sahari, Jakarta, Rabu (8/1). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah kendaraan menerobos genangan air saat banjir melanda kawasan Gunung Sahari, Jakarta, Rabu (8/1). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO , Jakarta -  Kepala Seksi Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta Bambang Surya Putra mengatakan potensi rob bisa perparah banjir yang telah melanda Jakarta beberapa hari belakangan. Pasalnya, kata Bambang, air sungai yang seharusnya mengalir ke laut akan tertahan dan meluber ke daratan. "Risiko banjir di wilayah Jakarta Utara akan sangat tinggi," kata Bambang saat dihubungi, Rabu, 15 Januari 2014.


    Bambang mengakui, risiko rob di Jakarta utara mulai tinggi akibat air laut yang terus relatif meninggi. Puncak pasang, kata Bambang, akan terjadi sekitar dua hari ke depan bertepatan dengan tanggal 15 Rabiul Awal 1435 Hijriah atau Jumat, 17 Januari 2014. Saat itu bulan akan bulat penuh.  "Tapi itu sudah kami waspadai," kata Bambang.


    Kendati mengkhawatirkan ancaman rob, kata Bambang, sejauh ini belum ada peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Menurut Bambang, BMKG akan memberi peringatan bila ada potensi pasang laut melanda Jakarta sehingga mereka bisa bersiap menghadapi kemungikan rob.

    KHAIRUL ANAM


    Berita Lain:
    Anas Urbaningrum Ditahan, Dosen Unair Meminta Maaf
    Mahfud Mengaku Heran Atas Pemilihan Akil Mochta
    Soal Dugaan Suap Pilgub Jatim, Ini Kata Cak Imin
    Kata Istrinya, Anas Urbaningrum Sedang Tirakat
    Kado Tahun Baru Anas Urbaningrum Versi Ipar SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.