Banjir Jakarta, Warga Bantaran Akan Direlokasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Derasnya aliran sungai Ciliwung dikawasan Manggarai, Jakarta, Selasa (15/1). Hujan yang mengguyur Jakarta dan Bogor, mengakibatkan meluapnya air sungai Ciliwung sehingga merendam ratusan rumah dibantaran sungai. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Derasnya aliran sungai Ciliwung dikawasan Manggarai, Jakarta, Selasa (15/1). Hujan yang mengguyur Jakarta dan Bogor, mengakibatkan meluapnya air sungai Ciliwung sehingga merendam ratusan rumah dibantaran sungai. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO , Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan merelokasi warga bantaran kali Pesanggrahan, Angke, dan Sunter pada tahun ini. Warga tersebut akan direlokasi ke rusun yang telah disiapkan Pemprov. "Kami menyiapkan rusun buat warga bantaran kali yang akan direlokasi," kata Kepala Dinas Perumahan DKI Yonathan Pasodung saat dihubungi Tempo, Rabu, 15 Januari 2014.


    Rusun-rusun yang disiapkan tersebut adalah 2 blok di Rusun Cipinang Besar Selatan berjumlah 200 unit, 400 unit di Rusun Pulogebang, 200 unit di Rusun Jatinegara Kaum, serta 2 tower berjumlah 500 unit di Kampung Melayu. "Itu Rusun yang kami siapkan di 2014," kata Yonathan.


    Selain itu, ada juga unit rusun di Cipinang Besar Selatan yang disiapkan pada 2013 untuk relokasi warga Waduk Ria Rio dan Pluit yang masih kosong. Jumlahnya ada 2 blok dengan 200 unit. "Itu direncanakan untuk dipakai oleh warga yang direlokasi dari bantaran Ciliwung," kata dia.


    Yonathan mengatakan anggaran yang digunakan untuk menyiapkan rusun itu adalah untuk 1 blok sekitar 20-22 miliar. "Sementara kalau bentuknya tower, tiga tower itu sekitar 180 miliar," kata dia.


    Yonathan mengatakan pihaknya tidak mengetahui berapa jumlah warga bantaran kali yang akan direlokasi. Alasannya, jumlah warga tersebut sangat dinamis. "Datanya ada di kelurahan," kata dia. Pihaknya, dia menambahkan, hanya menyiapkan rusun yang bakal digunakan untuk merelokasi.


    Terkait estimasi jumlah warga untuk ketersediaan rusun, Yonathan mengatakan, biasanya tidak semua warga yang direlokasi bersedia tinggal di rusun. Sebagian ada yang mau pindah ke rusun. "Tapi ada juga yang pulang kampung atau tinggal di tempat saudaranya," kata dia.


    AMIRULLAH


    Berita Lain:
    Anas Urbaningrum Ditahan, Dosen Unair Meminta Maaf
    Mahfud Mengaku Heran Atas Pemilihan Akil Mochta
    Soal Dugaan Suap Pilgub Jatim, Ini Kata Cak Imin
    Kata Istrinya, Anas Urbaningrum Sedang Tirakat
    Kado Tahun Baru Anas Urbaningrum Versi Ipar SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.