Jokowi Buka Lagi Ide Sodetan Katulampa-Cisadane

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jembatan Satria penghubung utaman kota Tangerang dengan Kabupaten Tangerang terlihat dari udara yang membentang di atas Sungai Cisadane, Tangerang (28/5).  TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Jembatan Satria penghubung utaman kota Tangerang dengan Kabupaten Tangerang terlihat dari udara yang membentang di atas Sungai Cisadane, Tangerang (28/5). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menghidupkan kembali rencana pembangunan sodetan Katulampa di Bogor, Jawa Barat menuju Cisadane di Tangerang, Banten. Rencana ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2000 silam.


    "Akan saya bicarakan lagi rencana lama ini dengan Kementerian Pekerjaan Umum," kata Jokowi di Jakarta pada Rabu, 15 Januari 2014. Menurut Jokowi, sodetan ini bisa mengurangi beban air dari Katulampa di Bogor ke Ciliwung, Jakarta.

    Mantan Wali Kota Solo ini menuturkan terowongan bawah tanah tersebut bisa melengkapi sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur yang sedang dibangun Pemerintah Pusat sehingga banjir di kawasan Jakarta bisa dikurangi. Jokowi melihat permasalahan banjir kiriman yang ada di Ibu Kota saat ini bisa terpecahkan dengan mencegat aliran air dari kawasan Bogor. Selama ini, DKI hanya mengandalkan Bendungan Katulampa untuk mengurangi dampak banjir, itu pun belakangan terbukti tidak efisien.


    Permasalahan membangun sodetan ini, diakui Jokowi, tidak mudah karena butuh persiapan matang. Apa lagi sodetan ini membutuhkan persiapan infrastruktur besar. "Kalau sekedar keruk bisa cepet tapi ini infrastruktur bawah tanah," ujarnya.


    Juru Bicara Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane Putu Wirawan mengatakan rencana sodetan Katulampa-Cisadane ini memang sempat diwacanakan pada tahun 2000-an. Tapi urung dijalankan karena lebih memprioritaskan sodetan Ciliwung ke Kanal Banjir Timur. "Makanya rencana pembangunan ini akan dijalankan setelah Ciliwung-Kanal Banjir Timur selesai dan bisa dievaluasi," ujarnya.


    Putu menuturkan sodetan ini pun masih ditentang Warga Tangerang. Sebab mereka khawatir banjir malah pindah ke Tangerang.

    SYAILENDRA


    Berita Lain:

    Anas Urbaningrum Ditahan, Dosen Unair Meminta Maaf
    Mahfud Mengaku Heran Atas Pemilihan Akil Mochta
    Soal Dugaan Suap Pilgub Jatim, Ini Kata Cak Imin
    Kata Istrinya, Anas Urbaningrum Sedang Tirakat
    Kado Tahun Baru Anas Urbaningrum Versi Ipar SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.