Atasi Banjir, Ahok: Usir Semua Warga di Bantaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tempo/Aditia Noviansyah

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO , Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan bertindak tegas terhadap penduduk yang mendiami bantaran kali. "Usir semua orang yang dudukin pinggiran sungai," kata Ahok, sapaan Basuki, Rabu, 15 Januari 2014, di Balai Kota, Jakarta.


    Pengusiran itu, kata dia, dilakukan untuk menormalisasi sungai. Penduduk yang mendiami bantaran sungai, Ahok mengatakan, harus mau dipindahkan ke rumah susun. "Karena tahun ini normalisasi harus beres, Sungai Pesanggrahan, Angke, Sunter," kata dia.


    Terkait normalisasi Ciliwung, Ahok mengatakan, masih butuh waktu yang lebih panjang. Alasannya, bantaran Ciliwung didiami lebih dari 50 ribu kepala keluarga. Untuk itu, relokasi warga bantaran Ciliwung masih harus menunggu selesainya rusun Pasar Minggu dan Pasar Rumput.


    Seperti diketahui, Jakarta dikepung banjir lagi pada Senin, 13 Januari 2014. Banjir terjadi setelah hujan turun sejak sehari sebelumnya. Sejumlah pemukiman dan ruas jalan digenangi air, termasuk daerah bantaran kali.


    AMIRULLAH


    Berita Lain:
    Anas Urbaningrum Ditahan, Dosen Unair Meminta Maaf
    Mahfud Mengaku Heran Atas Pemilihan Akil Mochta
    Soal Dugaan Suap Pilgub Jatim, Ini Kata Cak Imin
    Kata Istrinya, Anas Urbaningrum Sedang Tirakat
    Kado Tahun Baru Anas Urbaningrum Versi Ipar SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.