Jakarta Tak Mungkin Sediakan Ruang Henti Motor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahok: Saya Ini Meritokrasi

    Ahok: Saya Ini Meritokrasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan inisiatif ruang henti motor di perhentian lampu merah dari Kementerian Pekerjaan Umum tak mungkin diterapkan di Jakarta. "Jakarta enggak bisa, motornya udah kayak laron. Terlalu banyak," kata Ahok, sapaan akrabnya, saat ditemui di kantornya pada Kamis, 16 Januari 2014.

    Sebelumnya, Kementerian PU mengkaji pembuatan ruang henti khusus sebagai fasilitas bagi pengendara sepeda motor yang berhenti di persimpangan selama lampu merah menyala. Tujuan inisiatif ini adalah untuk mendukung laju sepeda motor agar tidak berkonflik dengan kendaraan jenis lain.

    Ahok mengatakan, jika motor terus diposisikan di depan saat lampu merah lalu lintas menyala, maka kendaraan lain seperti mobil tidak akan mendapat kesempatan untuk melintas. "Setelah lampu hijau, motor saja pasti belum selesai di depan," kata Ahok.

    Selain terkendala volume motor yang sudah berlebihan, Ahok mengatakan, inisiatif tersebut tidak sesuai dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI yang menginginkan agar seluruh jalan utama steril dari kendaraan beroda dua tersebut. "Kan, masuk disediakan bus gratis, nanti motor jadi ga boleh lewat," katanya.

    Meski demikian, Ahok mengatakan, tidak ada niat penghapusan sepeda motor di Ibu Kota. "Nanti biar motor itu parkir saja di gedung, jalur lambat banyak bus," kata Ahok. Dengan demikian, pengguna motor diharapkan bisa beralih menggunakan bus sedang yang akan melintas di jalur lambat tersebut.

    Menolak inisiatif Kementerian PU, Ahok mengatakan, keputusan penerapan memang sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Yang dilihat, kan, masuk akal apa enggak insiatifnya," kata Ahok. Selain itu, menurut Ahok, inisiatif tersebut merupakan kajian yang sifatnya tidak mendesak untuk dituruti.

    "Mereka sudah coba di Bogor, Denpasar, dan Bandung. Tapi untuk Jakarta susah. Kita mana bisa," kata Ahok.

    ISMI DAMAYANTI

    Topik Terhangat
    Banjir Jakarta | 40 Tahun Malari | BBM Akil Mochtar | Anas Ditahan | Ariel Sharon |

    Berita Terpopuler
    Amel Carla Menantikan Naruto Manga 661
    Mulan Jameela Dilarang Bicara oleh Putrinya
    Gaston Jebol Gawang, Jupe Di-bully di Twitter
    Cut Tari Bercerai, Indra Herlambang Kaget
    Terkena Polar Vortex, Valerina Daniel Hibernasi  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.