Hari Ini Jakarta Diguyur Hujan Seharian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak menjadi tukang ojek payung berlari menerjang guyuran air hujan menawarkan jasa kepada para karyawan dan tamu, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (21/12). TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah anak menjadi tukang ojek payung berlari menerjang guyuran air hujan menawarkan jasa kepada para karyawan dan tamu, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (21/12). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -- Hujan deras diperkirakan menguyur Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sepanjang hari ini, Jumat, 17 Januari 2014. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan hujan juga menguyur Kepulauan Seribu pada pagi dan sore hari.

    BMKG juga memprakirakan Jakarta Utara bakal hujan lebat pada pagi dan sore hari, sedangkan malamnya turun hujan sedang. Di Jakarta Pusat, hujan sedang diperkirakan mengguyur pada pagi, sore, dan malam hari.

    Hasil prakiraan juga menyebutkan Jakarta Selatan diguyur hujan sedang pada pagi, sore, dan malam hari. Jakarta Timur diguyur hujan lebat pada sore, sementara pagi dan malam hari turun hujan sedang.

    Jakarta Barat diprakirakan diguyur hujan sedang pada pagi dan sore, sementara pada malam hari mengalami hujan ringan. Depok diprakirakan diguyur hujan lebat pada sore hari, pagi dan malam hari turun hujan dengan intensitas sedang.

    Sedangkan Bekasi ada kemungkinan diguyur hujan sedang pada pagi dan sore hari, sedangkan malamnya turun hujan ringan. Adapun Bogor diprakirakan mengalami hujan lebat pada sore hari, sedangkan pada pagi dan malam turun hujan sedang.

    DIMAS SIREGAR

    Berita terkait
    Rekayasa Cuaca Tak Maksimal Halau Hujan
    BMKG: Banjir Jakarta 2014 Bukan Karena Curah Hujan
    Waspada Banjir Bekasi Sampai Maret
    BPPT Juga Memandulkan Awan di Atas Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.