Banjir Bandang Jakarta Bukan Karena Hujan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penutupan Jalan Simatupang akibat robohnya salah satu jembatan di jalan tersebut akibat diterjang banjir, Jakarta (15/1). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Penutupan Jalan Simatupang akibat robohnya salah satu jembatan di jalan tersebut akibat diterjang banjir, Jakarta (15/1). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Achmad Zakir, mengatakan penyebab banjir di Jakarta pada Ahad dan Senin lalu bukanlah dari faktor alam. Sebab, curah hujan di kawasan Ibu Kota pada akhir pekan lalu lebih rendah dibanding pada saat banjir besar setahun yang lalu.

    “Curah hujan, bahkan lebih spesifik lagi puncak hujan, tidak terkait langsung dengan banjir,” katanya kepada Tempo kemarin.  Ini berarti, kata Achmad, masalah infrastruktur dan masalah lingkungan yang harus diperhatikan.

    Achmad membandingkan pantauan curah hujan oleh BMKG di 18 titik tahun lalu dengan tahun ini pada hari banjir terparah. Menurut dia, ada  sembilan titik di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang curah hujannya lebih dari 100 milimeter per hari pada 17 Januari 2013. Sedangkan pada 12 Januari 2014, dari sembilan lokasi itu, hanya kawasan Halim dan Lebak Bulus yang curah hujannya di atas 100 mm.

    Hujan tahun ini juga tak selebat pada 2013. ”Hujan sudah dicicil sejak malam tahun baru,” kata dia. Sedangkan pada tahun lalu, hujan terjadi sekaligus selama beberapa hari berturut-turut dengan intensitas lebat. “Dulu 1-2 minggu sebelum hujan, kering. Sekalinya jatuh, balas dendam.”

    Menurut Achmad, distribusi hujan tahun ini berkebalikan dengan tahun lalu. Pada 2013 distribusi hujannya lebih banyak di Jakarta, sedangkan pada daerah penyangga lebih kecil sebaran hujannya. “Sedangkan pada 2014, distribusi hujannya tidak di seluruh Jakarta. Hanya Jakarta Barat, Timur, dan Selatan,” kata Achmad.

    Pengamat tata air Firdaus Ali juga mengatakan faktor curah hujan bukanlah penyebab banjir pada Senin lalu. "Saya tidak menyalahkan hujan sebagai penyebab banjir," kata dia. Selain infrastruktur, Firdaus menyebutkan biang banjir Jakarta adalah buruknya sistem drainase."Penataan saluran mikro, penghubung, dan makro mesti dilakukan," kata dia.

    ATMI PERTIWI |AMIRULLAH|JULI

    Terpopuler

    Begini Jokowi Menjawab Sentilan Ibu Ani Soal Istrinya  
    Mata Najwa, Angel Lelga Gagap Menjawab  
    Sedang Pimpin Rapat, Ani SBY Malah Angkat Telepon 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.