Tujuh Titik Banjir di Utara Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga korban banjir mengungsi di atas kapal tongkang yang bersandar di   perairan Muara Baru - Penjaringan, Jakarta Utara, (25/01). Tempo/Amston Probel

    Warga korban banjir mengungsi di atas kapal tongkang yang bersandar di perairan Muara Baru - Penjaringan, Jakarta Utara, (25/01). Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara Wagiman menyatakan, setidaknya ada tujuh titik yang terkena banjir rob. Ketujuh titik itu yakni Gunung Sahari, Muara Baru, Kamal Muara, Pademangan Barat, Ancol, Kampung Bandan, dan Kelapa Gading.

    "Ketinggian air rata-rata dari 20-50 sentimeter," ujarnya, Jumat, 17 Januari 2014.

    Wagiman mengatakan, penyebab banjir bukan saja karena limpasan air dari laut. Akan tetapi, hujan yang mengguyur sejak semalam pun turut andil.

    Sementara itu, ia melanjutkan, daerah penampung air cenderung sedikit. Akibatnya, hujan besar ditambah limpasan air dari laut menyebabkan permukiman warga terendam.

    Tak hanya itu, menurut dia, pembangunan tanggul di pesisir Laut Jawa yang belum selesai menyebabkan air rob masuk ke permukiman. "Dari 32 kilometer tanggul, tinggal 4 kilometer lagi yang belum selesai."

    Ia mengharapkan pembangunan tanggul selesai pada tahun ini. Jadi, dengan adanya tanggul, air laut yang masuk ke permukiman warga dapat diminimalisasi.

    ERWAN HERMAWAN



    Berita Terpopuler
    Angel Lelga Tuding Nurul Arifin di Mata Najwa 
    Loyalis Anas: Pemecatan Pasek Blunder Demokrat
    BBM Ciliwung Jebol, Ahok: Fitnah Kok Bego
    Suap SKK Migas, KPK Geledah Rumah Sutan di Bogor
    Pasek Dipecat sebagai Anggota DPR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.