Banjir 2 Meter, Warga Bidara Cina Butuh Perahu Evakuasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak bermain air di depan rumahnya yang dilanda banjir dikawasan Kampung Pulo, Jakarta, (6/12). Banjir dengan ketinggian hingga 1 meter lebih tersebut diakibatkan meluapnya kali ciliwung dan tidak adanya warga yang mengungsi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah anak bermain air di depan rumahnya yang dilanda banjir dikawasan Kampung Pulo, Jakarta, (6/12). Banjir dengan ketinggian hingga 1 meter lebih tersebut diakibatkan meluapnya kali ciliwung dan tidak adanya warga yang mengungsi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta -Air dari Bendungan Katulampa sudah tiba di bantaran Kali Ciliwung tepatnya di pemukiman warga Bidara Cina dan Kampung Pulo, Jatinegara Jakarta Timur. Air di Katulampa petang tadi mencapai 180 sentimeter atau siaga II.

    Ketua RW 011, Kelurahan Bidara Cina mengatakan air mulai memasuki pemukiman warga di RW 11 sejak pukul 21.00. Sekitar pukul 00.00, banjir semakin tinggi hingga mencapai dua meter. "Air terus naik sudah hampir 2 meter, warga belum dievakuasi," kata Lintang kepada Tempo, Jumat malam, 17 Januari 2013.

    Lintang meminta agar dikirimkan perahu untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumah. "Kami mohon bantuan perahu untuk evakuasi warga, karena air tambah naik," ujarnya.

    Sebelumnya, Camat Jatinegara, Syofian meminta kepada seluruh warga di bantaran Kali Ciliwung tepatnya di Kampung Pulo (Kampung Melayu) dan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, untuk mengungsi. "Saya sudah sampaikan kepada ketua RW dan RT setempat untuk mengajak warganya mengungsi, karena air kiriman akan merendam wilayahnya," kata Syofian kepada Tempo, Jumat.

    Saat ini, kata Syofian, sebanyak 2.000 warga Kampung Pulo, telah mengungsi di kantor Suku Dinas Kesehatan, masjid Attawabin, dan RS Hermina. "Pengungsi akan diperkirakan akan terus bertambah," ujarnya.

    AFRILIA SURYANIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.