Pengungsi Banjir Jakarta Capai 10 Ribu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah kereta melintasi deretan tenda pengungsi korban banjir di Kedoya, Jakarta Barat, (14/1). Para warga terpaksa mengungsi di rel kereta api dengan membangun tenda meskipun sangat berbahaya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Sebuah kereta melintasi deretan tenda pengungsi korban banjir di Kedoya, Jakarta Barat, (14/1). Para warga terpaksa mengungsi di rel kereta api dengan membangun tenda meskipun sangat berbahaya. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga yang mengungsi akibat banjir Jakarta mencapai 10.530 orang. Demikian data yang dilansir Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Sabtu, 18 Januari 2014, siang.

    Jumlah tersebut naik hampir 50 persen dari jumlah pengungsi pada pukul 6.00 pagi tadi yang hanya 6.300 jiwa. Melonjaknya pengungsi akibat pertambahan wilayah genangan yang mencapai 48 kelurahan, dari yang tadinya 33 kelurahan.

    "Angka itu berdasarkan perhitungan pukul 12 siang tadi," kata Kontra Fianturi, staf BNPB DKI Jakarta. Pengungsi terbanyak ada di Jakarta Timur, sebanyak 5.514 jiwa, lalu Jakarta Barat 3.948, Jakarta Utara 697, dan Jakarta Selatan 371. Di Jakarta Pusat, belum ada yang mau mengungsi.

    Menurut Kontra, para pengungsi banjir tersebut membutuhkan bantuan seperti selimut, makanan siap saji, tenda, dan air bersih. "Kebutuhan awal memang sudah dipenuhi, tapi  tidak tahu apakah itu akan cukup," katanya. Soal pengungsi yang sakit, dia melanjutkan, bukan wewenang Badan Penanggulangan Bencana.

    Kepala BPBD DKI Jakarta Bambang Musyawardhan mengatakan mengantisipasi arus pengungsi di Jakarta Pusat. Belum tercatat satu pun pengungsi meski terdapat titik-titik banjir di sembilan kelurahan. "Kita lihat apakah mereka bertahan hingga malam, karena biasanya tidak tahan dingin," katanya. Suhu Jakarta sepanjang siang tadi berkisar 28 derajat celsius dan bakal anjlok pasca matahari terbenam. Debit air di Sungai Ciliwung juga akan kembali naik malam nanti.

    Bambang mengatakan terdapat ada 97 tempat pengungsian di ibu kota. Paling banyak terdapat di Jakarta Barat, yaitu 39. Di Jakarta Timur ada 31 tempat, Jakarta Selatan 18, dan Jakarta Utara ada 9 tempat.

    ILHAM TIRTA

    Berita Terpopuler
    Ani Yudhoyono: Ini Tustel Pribadi, Paham?
    Adnan Buyung Tantang KPK Bawa Anas ke Pengadilan 
    Jokowi Dapat Teguran Gamawan 
    Ani Yudhoyono Berang Ditanya Kepemilikan Kamera 
    Elektabilitas Turun, Jokowi Masih Unggul Jauh  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.